Javanusa.com—Deniz Undav menjelma menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Jerman di Piala Dunia FIFA 2026.
Berstatus sebagai pemain pengganti dalam dua pertandingan awal, penyerang VfB Stuttgart itu sukses mencetak tiga gol dan membantu Der Panzer memastikan diri sebagai juara Grup E.
Jerman mendapat senjata baru yang sulit diabaikan pada Piala Dunia FIFA 2026. Nama Deniz Undav kini menjadi perbincangan setelah tampil gemilang dalam dua pertandingan awal fase grup.
Penyerang berusia 29 tahun tersebut kembali mencuri perhatian saat Jerman menaklukkan Pantai Gading 2-1 di Toronto pada laga kedua Grup E.
Undav mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan pada masa injury time yang memicu selebrasi meriah para pendukung Jerman.
Penampilan itu melanjutkan kontribusinya saat menghadapi Curacao pada laga pembuka. Kala itu, ia menyumbang satu gol dan dua assist dalam kemenangan telak tim asuhan Julian Nagelsmann.
Dengan torehan tiga gol dari dua pertandingan, Undav semakin memperkuat catatan impresifnya bersama tim nasional Jerman. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi sembilan gol dari 11 penampilan internasional.
Peluang Jadi Starter Semakin Terbuka
Keberhasilan Jerman mengunci posisi puncak Grup E sebelum laga terakhir menghadapi Ekuador membuka peluang bagi Nagelsmann untuk melakukan rotasi pemain.
Situasi tersebut membuat peluang Undav tampil sejak menit pertama semakin besar. Selain memberi kesempatan kepada sang striker, pertandingan melawan wakil Amerika Selatan itu juga bisa menjadi ajang evaluasi tanpa risiko bagi skuad Jerman.
Namun, keputusan tersebut tidak sesederhana itu. Selama turnamen berlangsung, Undav justru tampil sangat efektif sebagai pemain pengganti.
Nagelsmann beberapa kali menegaskan bahwa setiap pemain memiliki peran khusus dalam tim. Dalam skema tersebut, Undav terbukti mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Selain faktor taktis, kehadiran pemain yang sedang dalam performa terbaik di bangku cadangan juga memberi keuntungan psikologis bagi Jerman sekaligus menjadi ancaman bagi lawan.
Perjalanan Karier yang Tidak Biasa
Kisah sukses Undav menjadi salah satu cerita menarik di Piala Dunia 2026. Enam tahun lalu, ia masih bermain untuk SV Meppen di divisi ketiga Jerman.
Kariernya mulai menanjak setelah pindah ke klub Belgia, Royal Union Saint-Gilloise, pada 2020. Performa impresifnya kemudian menarik perhatian klub Liga Primer Inggris, Brighton & Hove Albion.
Setelah sempat bermain di Inggris, Undav kembali ke Jerman dan bergabung dengan VfB Stuttgart pada 2023. Awalnya ia datang sebagai pemain pinjaman sebelum akhirnya dipermanenkan.
Musim lalu menjadi periode terbaik dalam kariernya. Putra pasangan keturunan Kurdi asal Turki tersebut mencetak 25 gol dan 14 assist dalam 46 pertandingan kompetitif bersama Stuttgart.
Ia juga membantu Stuttgart menjuarai Piala Jerman 2025. Klub tersebut hampir mempertahankan gelarnya musim berikutnya sebelum kalah dari Bayern Munich di final pada Mei lalu.
Komentar Nagelsmann soal Undav
Nagelsmann mengakui tim pelatih masih mempertimbangkan apakah akan memainkan Undav sejak awal atau mempertahankannya sebagai super-sub.
“Kami akan mendiskusikan kedua opsi tersebut, termasuk dengan Deniz,” kata Nagelsmann.
Menurutnya, ada dua sudut pandang yang sama-sama masuk akal. Di satu sisi, ritme positif Undav sebagai pemain pengganti tidak perlu diubah. Di sisi lain, performa luar biasanya membuat ia layak mendapat kesempatan sebagai starter.
Pelatih Jerman itu juga menyoroti fleksibilitas Undav yang dapat dimainkan sebagai penyerang maupun gelandang serang nomor 10.
“Ia juga bisa bermain sebagai pemain nomor 10,” ujar Nagelsmann.
Ia menambahkan kelebihan terbesar Undav terletak pada kemampuannya membaca ruang di sekitar kotak penalti.
“Begitu ruang terbuka, ia sangat cerdik dalam cara bergeraknya,” ungkap sang pelatih.
Meski peluang tampil sebagai starter terbuka lebar, komentar terakhir Nagelsmann memberi sinyal bahwa peran super-sub masih menjadi opsi utama bagi sang pemain. (*/red)






