Presiden Prabowo Hadiri PENAS Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo, Tegaskan Dukungan untuk Swasembada Pangan

Penulis -

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedatangan Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta yang memadati lokasi acara PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Kedatangan Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan peserta yang memadati lokasi acara PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Gorontalo, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Kedatangan Presiden disambut antusias oleh ribuan peserta yang memadati lokasi acara. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengenakan Upiya Karanji, penutup kepala tradisional khas Gorontalo yang menjadi simbol budaya masyarakat setempat.

Mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional”, PENAS XVII diikuti sekitar 50 ribu peserta. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, pemerintah daerah, organisasi profesi, hingga pelaku usaha sektor pangan.

Peserta Datang dari Seluruh Indonesia

Rangkaian kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian kolosal bertema argomaritim yang dibawakan siswa SMA dan SMK se-Gorontalo.

Setelah pembacaan doa oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Ahmad Faisal, Ketua Umum KTNA Nasional sekaligus Ketua Panitia PENAS, Muhammad Yadi Sofyan Noor, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan capaian dan partisipasi peserta yang hadir.

Menurut Amran, PENAS XVII mempertemukan perwakilan petani dan nelayan dari seluruh penjuru Indonesia.

“Kami laporkan Bapak Presiden, yang hadir 38 provinsi seluruh Indonesia dan 400-an kabupaten se-Indonesia yang hadir pada hari ini mewakili petani 162 juta dengan keluarganya, nelayan 14 juta, kami bersama Menteri KKP, totalnya 178 juta seluruh Indonesia,” ujar Amran.

Prabowo Soroti Kedekatan dengan Petani dan Nelayan

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan kepadanya untuk hadir di tengah para petani dan nelayan.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada saya. Saya diundang sehingga saya bisa hadir di tengah-tengah saudara-saudara di acara yang sangat mulia ini, sangat penting yaitu Pekan Nasional Petani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026,” kata Presiden.

Baca Juga :  Ibu dan Anak Tewas dalam Kebakaran di Alai Parak Kopi, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Prabowo juga menyinggung hubungan historis antara petani, nelayan, dan institusi pertahanan negara. Menurutnya, sejak awal berdirinya bangsa, para petani dan nelayan memiliki kontribusi besar dalam mendukung perjuangan para prajurit Indonesia.

“Saya mantan prajurit Indonesia, dan prajurit Indonesia dari lahirnya tentara Indonesia, prajurit Indonesia, tentara Indonesia selalu didukung oleh petani dan nelayan, selalu dibantu oleh petani dan nelayan,” ucapnya.

Tinjau Teknologi Pertanian Modern

Usai memberikan sambutan, Presiden meninjau area pameran teknologi yang menjadi bagian dari PENAS XVII. Salah satu yang dikunjungi ialah Teknologi Budidaya Padi Pertanian Modern Model Advanced Agricultural System (PM-AAS).

Selain itu, Presiden melihat langsung berbagai inovasi yang ditampilkan dalam Gelar Teknologi. Pameran tersebut menampilkan perkembangan terbaru di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, serta teknologi pendukung program swasembada pangan nasional.

Sejumlah pejabat turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, termasuk menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terbaru