Javanusa.com—Mesir memastikan langkah bersejarah ke babak gugur Piala Dunia FIFA setelah bermain imbang melawan Iran.
Hasil tersebut mengantarkan The Pharaohs finis sebagai runner-up Grup G, sedangkan Iran masih harus menanti kepastian lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Mesir akhirnya mencatat sejarah baru dengan menembus fase gugur Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya. Hasil imbang kontra Iran sudah cukup mengamankan posisi runner-up Grup G dan mengantarkan pasukan Hossam Hassan ke babak 32 besar.
Pada fase berikutnya, Mesir dijadwalkan menghadapi Australia. Sementara itu, Iran belum bisa bernapas lega karena peluang mereka masih bergantung pada hasil pertandingan di Grup J, K, dan L untuk memperebutkan tiket sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Gol Cepat Mesir dan Penyelamatan Krusial Shobeir
Mesir langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Mahmoud Saber membuka keunggulan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Alireza Beiranvand yang gagal mengantisipasi tembakan Mohamed Salah usai bola lebih dulu membentur pemain lawan.
Iran memperoleh peluang emas menyamakan kedudukan pada menit kesembilan. Wasit menunjuk titik putih setelah Mohamed Abdelmonem melanggar Mehdi Taremi di kotak penalti.
Namun, penjaga gawang Mesir Mostafa Shobeir tampil gemilang dengan menggagalkan eksekusi penalti tersebut. Penyelamatan itu menjadi titik penting yang menjaga keunggulan timnya.
Tak lama kemudian, Shobeir kembali menunjukkan kualitasnya saat menepis peluang Milad Mohammadi. Meski demikian, Ramin Rezaeian yang berdiri di depan gawang dengan sigap menyambar bola liar dari sudut sempit untuk menyamakan kedudukan.
VAR Gagalkan Peluang Iran Menang
Menjelang turun minum, Shobeir hampir melakukan kesalahan fatal ketika gagal membaca arah umpan silang. Beruntung bagi Mesir, sundulan Shoja Khalilzadeh masih melenceng dari sasaran.
Memasuki babak kedua, Mesir lebih banyak menguasai bola. Mereka bermain lebih sabar sambil memantau perkembangan laga Grup G lainnya, ketika Belgia unggul atas Selandia Baru, hasil yang berpengaruh terhadap posisi akhir klasemen.
Iran sebenarnya sempat berada di ambang kemenangan pada masa tambahan waktu. Shojae Khalilzadeh berhasil mencetak gol yang berpotensi mengangkat Iran ke posisi kedua grup.
Namun, tinjauan VAR membatalkan gol tersebut karena offside. Sesaat kemudian, Mostafa Shobeir kembali menjadi penyelamat Mesir dengan menggagalkan peluang Saeid Ezatolahi sehingga skor imbang tetap bertahan hingga laga usai.
Dengan hasil ini, Mesir resmi melaju ke babak gugur Piala Dunia FIFA dan akan menghadapi Australia. Sebaliknya, Iran masih harus menunggu hasil pertandingan dari Grup J, K, dan L untuk mengetahui apakah mereka berhak melanjutkan perjalanan di turnamen. (*/red)






