Padang, Javanusa—Sejumlah mantan pemain Semen Padang FC mengaku belum menerima pelunasan gaji usai berakhirnya kompetisi musim 2025/2026.
Keluhan tersebut muncul di tengah langkah agresif klub memperkuat skuad untuk menghadapi musim baru.
Pernyataan itu disampaikan secara terbuka melalui unggahan Instagram Story pada Minggu (29/6/2026).
Beberapa eks pemain Kabau Sirah, seperti Dimas Roni Saputra, Muhammad Ridwan, Irsyad Maulana, Ronaldo Kwateh, dan Ricki Ariansah, mengunggah pernyataan yang sama mengenai hak mereka yang belum dipenuhi.
Dalam pernyataan tersebut, para pemain menjelaskan bahwa kontrak mereka bersama Semen Padang FC telah berakhir pada 1 Juni 2026.
Meski seluruh kewajiban sebagai pemain profesional telah mereka selesaikan hingga kompetisi usai, masih ada sekitar dua bulan gaji yang belum dibayarkan.
“Per tanggal 1 Juni 2026, kontrak kami sebagai pemain Semen Padang FC musim 2025/2026 telah berakhir. Kami telah menjalankan seluruh kewajiban kami sebagai pemain profesional hingga kompetisi selesai. Namun hingga hari ini, masih terdapat kurang lebih 2 bulan gaji yang menjadi hak kami dan belum dibayarkan,” tulis para pemain dalam pernyataan yang beredar di media sosial.
Para mantan pemain menegaskan penyampaian aspirasi tersebut bukan untuk memperkeruh keadaan. Mereka berharap manajemen segera memenuhi kewajiban finansial yang menjadi hak setiap pemain setelah menjalankan tugas sepanjang musim.
Kontras dengan Aktivitas Transfer Klub
Munculnya isu tunggakan gaji ini langsung menjadi perhatian suporter Semen Padang FC. Pasalnya, dalam beberapa pekan terakhir klub justru aktif memperkenalkan sejumlah pemain baru sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Perbedaan situasi tersebut memunculkan berbagai tanggapan di kalangan pendukung. Aktivitas transfer yang cukup agresif dinilai bertolak belakang dengan pengakuan sejumlah mantan pemain mengenai hak yang belum mereka terima.
Andre Rosiade: Kewajiban Musim Lalu Dituntaskan Manajemen Lama
Menanggapi polemik tersebut, Presiden Semen Padang FC, Andre Rosiade, memberikan penjelasan melalui media sosial. Ia menyebut penyelesaian kewajiban finansial musim 2025/2026 telah menjadi keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Kabau Sirah.
“Berdasarkan hasil RUPS PT Kabau Sirah yang lalu, telah disepakati bahwa segala kewajiban musim 2025/2026 akan diselesaikan paling lambat pada 1 Agustus 2026 oleh Manajemen Lama bersama PT Semen Padang,” tulis Andre.
Ia juga meminta seluruh pihak yang memiliki kepentingan terkait persoalan tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan jajaran manajemen sebelumnya.
“Oleh karena itu, bagi para pihak yang berkepentingan, silakan berkomunikasi langsung dengan jajaran Manajemen Lama. Sementara itu, Manajemen Baru akan bertanggung jawab penuh dalam membiayai dan membangun tim untuk musim 2026/2027, dengan target utama Juara Liga 2,” tutup Andre. (*/red)






