Pariaman, Javanusa—Puncak Festival Tabuik 2026 membawa lonjakan besar jumlah penumpang KA Pariaman Ekspres.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat sebanyak 6.712 pelanggan menggunakan layanan tersebut pada Minggu (28/6/2026), jauh melampaui kapasitas harian yang tersedia.
Penumpang Melonjak hingga 158 Persen
Lonjakan pengguna KA Pariaman Ekspres menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan kereta api untuk menuju Kota Pariaman saat puncak Festival Tabuik.
Selain lebih praktis, moda transportasi ini menjadi pilihan untuk menghindari kepadatan lalu lintas menuju kawasan wisata.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan jumlah pelanggan pada hari puncak festival mencapai 6.712 orang. Angka tersebut setara dengan 158 persen dari total kapasitas harian sebanyak 4.240 tempat duduk.
“Pada Ahad, 28 Juni 2026, volume pelanggan KA Pariaman Ekspres mencapai 6.712 pelanggan atau 158 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu sebanyak 4.240 tempat duduk. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api untuk menghadiri puncak Festival Tabuik,” ujar Reza.
Naik Tajam Dibanding Hari Normal
KAI Divre II Sumbar setiap hari mengoperasikan 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres dengan total kapasitas 4.240 kursi. Pada hari biasa, layanan tersebut melayani sekitar 3.000 pelanggan per hari.
Artinya, selama puncak Festival Tabuik terjadi peningkatan volume penumpang sekitar 124 persen dibandingkan kondisi normal.
Menurut Reza, kenaikan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Kondisi itu sekaligus menunjukkan kesiapan KAI dalam mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen berskala besar.
Seluruh operasional didukung petugas yang siaga, optimalisasi rangkaian kereta, serta peningkatan layanan di stasiun agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.
Tarif Murah dan Lokasi Stasiun Dekat Pantai Gandoriah
KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras menjadi salah satu moda transportasi favorit menuju Kota Pariaman. Dengan tarif hanya Rp5.000, masyarakat dapat mencapai lokasi Festival Tabuik secara mudah dan ekonomis.
Keunggulan lainnya, Stasiun Pariaman hanya berjarak sekitar 200 meter dari Pantai Gandoriah yang menjadi pusat pelaksanaan Festival Tabuik. Penumpang juga terbebas dari kemacetan sekaligus menikmati perjalanan sekitar satu setengah jam dengan panorama pesisir barat Sumatera Barat, mulai dari hamparan sawah, perkampungan tradisional, hingga pemandangan Samudra Hindia.
Penumpang Pilih Kereta karena Praktis
Salah seorang pelanggan, Fajar, warga Kota Padang, mengaku sengaja menggunakan KA Pariaman Ekspres untuk menyaksikan puncak Festival Tabuik.
“Naik kereta lebih praktis karena tidak perlu menghadapi kemacetan atau mencari tempat parkir. Perjalanannya nyaman, tepat waktu, dan begitu tiba di Pariaman kami bisa langsung menikmati Festival Tabuik. Menurut saya, kereta api menjadi pilihan terbaik saat ada acara besar seperti ini,” katanya.
KAI Imbau Pesan Tiket Lewat Access by KAI
Melihat tingginya mobilitas masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengimbau calon penumpang memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI.
Tiket KA Lokal dijual secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih besar memperoleh tiket.
Reza juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sumatera Barat yang terus memilih kereta api sebagai sarana transportasi menuju berbagai destinasi wisata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan transportasi menuju berbagai destinasi wisata. KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan, menjaga ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan, serta menyesuaikan kapasitas maupun pola operasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada momen-momen dengan permintaan tinggi,” tutupnya. (*/red)






