Padang, Javanusa—Kebakaran melanda sebuah rumah kos di Kompleks Kodam Nomor D2 A, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (5/7/2026) sore.
Api menghanguskan satu kamar kos dengan kerugian material sekitar Rp70 juta. Namun petugas berhasil mencegah kobaran api menjalar ke bangunan lain di kawasan padat penduduk.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Irsan (35), pekerja swasta. Ia melihat asap pekat disertai kobaran api dari salah satu kamar kos.
Melihat kondisi tersebut, Irsan segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sehingga petugas dapat segera melakukan penanganan.
Satu Kamar Kos Hangus, Tidak Ada Korban Jiwa
Api menghanguskan satu kamar kos berukuran sekitar 4 x 4 meter persegi yang dihuni seorang penyewa. Meski kerusakan cukup berat, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Tidak ada warga yang mengungsi akibat kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Kerugian material ditaksir sekitar Rp70 juta, sementara aset yang berhasil kami selamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar,” kata Sutopo.
Menurut Damkar, area yang berpotensi terdampak mencapai sekitar 20 x 20 meter persegi. Risiko tersebut cukup tinggi karena lokasi berada di kawasan permukiman padat dengan akses jalan yang sempit.
Selain menyulitkan manuver armada pemadam, banyaknya warga yang berada di sekitar lokasi juga menjadi tantangan saat proses penanganan berlangsung.
Kerahkan Empat Armada dan 48 Personel
Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan empat unit armada bersama 48 personel dari Peleton B.
Sutopo menilai kesiapan personel menjadi faktor penting yang membuat kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain.
“Kami mengerahkan empat unit armada dan 48 personel dari Peleton B untuk menangani kebakaran ini. Situasi di lokasi memang cukup menantang karena kawasan padat perumahan, ramai warga, dan akses jalan yang sempit, namun tim kami tetap berhasil mengendalikan api dengan cepat,” ujarnya.
Rumah kos yang terbakar diketahui milik Rajap (75), seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan padat penduduk, agar rutin memeriksa instalasi listrik dan sumber api lainnya untuk mengurangi risiko kebakaran. (*/red)






