Padang, Javanusa—Masyarakat di Sumatera Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir pada Rabu (8/7/2026).
BMKG Minangkabau memperkirakan cuaca ekstrem berpeluang terjadi sejak siang hingga dini hari di sejumlah wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca harian dan peringatan dini untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu (8/7/2026).
Data yang diterbitkan pukul 09.10 WIB menunjukkan sebagian besar wilayah Sumbar mengawali hari dengan kondisi cerah berawan. Namun, situasi tersebut diperkirakan berubah memasuki siang hingga sore.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, mengatakan hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi turun di sejumlah daerah. Kondisi itu juga dapat disertai kilat atau petir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat. Berdasarkan pantauan terbaru, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Solok Selatan, dan Dharmasraya,” kata Raafi Darojat dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).
Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan
Memasuki malam, BMKG memperkirakan cuaca di Sumatera Barat didominasi kondisi berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, dan Dharmasraya.
Selanjutnya, pada dini hari, peluang hujan ringan diperkirakan meluas ke beberapa wilayah lain. Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, hingga Solok Selatan.
Suhu Udara dan Peringatan Dini BMKG
Selain memantau potensi hujan, BMKG juga memperkirakan suhu udara di Sumatera Barat berada pada kisaran 18 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diprediksi mencapai 68 hingga 98 persen.
Sementara itu, angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan antara 4 hingga 28 kilometer per jam.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG Minangkabau kembali mengeluarkan peringatan dini harian. Peringatan tersebut mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan. Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Solok Selatan, Dharmasraya, serta wilayah sekitarnya.
Masyarakat di daerah yang masuk dalam zona peringatan diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sepanjang siang hingga dini hari. (*/red)






