Jakarta, Javanusa—Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menyepakati 16 kerja sama strategis dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.
Kesepakatan tersebut memperkuat kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, energi, kesehatan, riset, teknologi, hingga pengembangan industri.
Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi menghasilkan sederet kesepakatan yang menjadi langkah baru dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia dan India.
Dalam agenda yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2024), kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan dan pengumuman 16 dokumen kerja sama yang mencakup berbagai sektor strategis.
Presiden Prabowo menyatakan optimistis seluruh kesepakatan tersebut segera direalisasikan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.
“Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujar Presiden Prabowo.
Kerja Sama Antariksa hingga Pertahanan
Salah satu dokumen yang dipertukarkan di hadapan kedua kepala negara ialah perpanjangan Framework Agreement antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Indian Space Research Organisation (ISRO). Kerja sama ini berfokus pada eksplorasi dan pemanfaatan ruang angkasa untuk tujuan damai.
Selain itu, Indonesia dan India juga mengumumkan 15 dokumen kerja sama lain yang memperluas kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari keamanan maritim, penanggulangan bencana, kesehatan, telekomunikasi, pertanian, hingga riset dan inovasi.
Daftar Kesepakatan Indonesia dan India
Kelima belas dokumen yang diumumkan meliputi:
-
- Perpanjangan Protokol Nota Kesepahaman Kerja Sama Keselamatan dan Keamanan Maritim.
- Nota Kesepahaman Kerja Sama Penanggulangan Bencana.
- Nota Kesepahaman Kerja Sama Mineral dan Teknologi untuk Rantai Pasok Industri Baja.
- Implementing Arrangement tentang Kolaborasi Tenaga Kesehatan.
- Letter of Intent Konservasi dan Restorasi Kompleks Candi Prambanan.
- Nota Kesepahaman Kerja Sama Teknologi dan Layanan Telekomunikasi.
- Nota Kesepahaman Regulasi Produk Medis.
- Nota Kesepahaman Kerja Sama Bidang Pertanian.
- Nota Kesepahaman Pengelolaan dan Pemanfaatan Teknologi dalam Pemilu.
- Nota Kesepahaman Kerja Sama Riset, Teknologi, dan Inovasi.
- Penandatanganan kontrak Sistem Pertahanan Rudal BrahMos antara BrahMos dan Kementerian Pertahanan.
- Perjanjian Kerja Sama Rudal Udara ke Udara antara Bharat Dynamics dan Republikorp.
- Nota Kesepahaman antara Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC), Midwest Ltds., dan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS).
- Strategic Joint Venture antara Steel Authority of India (SAIL) dan PT Krakatau Steel.
- Nota Kesepahaman antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelegensi Grahatama.
Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral
Rangkaian kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen Indonesia dan India untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan.
Pemerintah kedua negara menargetkan implementasi berbagai program itu mampu mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas dan kemakmuran kawasan maupun dunia. (*/red)






