Javanusa.com—Perut kembung sering menimbulkan rasa penuh, sesak, dan tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kondisi ini umumnya dapat diatasi dengan langkah sederhana di rumah, seperti pijat perut, kompres hangat, hingga mengonsumsi teh herbal. Namun, bila keluhan tidak kunjung membaik, penggunaan obat atau pemeriksaan ke dokter mungkin diperlukan.
Perut kembung terjadi ketika gas menumpuk di saluran pencernaan. Akibatnya, perut terasa penuh, tegang, dan terkadang disertai sering bersendawa atau buang angin.
Keluhan ini biasanya bersifat ringan dan dapat mereda dalam beberapa jam atau beberapa hari. Meski demikian, sebagian orang mengalami perut kembung berulang sehingga memerlukan penanganan yang lebih tepat.
Ada banyak faktor yang dapat memicu kondisi ini. Mulai dari makan terlalu banyak, mengonsumsi makanan tinggi garam, intoleransi laktosa, hingga perubahan hormon saat menstruasi. Selain itu, perut kembung juga dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan seperti sembelit, penyakit asam lambung (GERD), sindrom iritasi usus besar (IBS), maupun penyakit radang usus (IBD).
Berikut beberapa cara menghilangkan perut kembung yang dapat dicoba.
1. Pijat perut menggunakan minyak esensial
Pijatan lembut di area perut dapat membantu mendorong gas keluar melalui sendawa atau buang angin. Lakukan gerakan memutar secara perlahan di bagian bawah perut dengan tekanan yang ringan.
Agar lebih nyaman, gunakan minyak esensial peppermint saat memijat. Kandungan pada minyak ini dapat membantu merilekskan otot saluran pencernaan sekaligus memberikan efek menenangkan. Hentikan pijatan apabila muncul rasa nyeri atau keluhan justru semakin berat.
2. Kompres hangat pada area perut
Kompres hangat menjadi salah satu cara sederhana untuk meredakan perut kembung di rumah. Suhu hangat membantu mengendurkan otot saluran cerna sehingga gas lebih mudah keluar.
Anda dapat menggunakan botol berisi air hangat atau bantal pemanas. Selain itu, mandi air hangat juga dapat membantu mengurangi ketegangan tubuh dan mendukung proses pencernaan agar kembali lebih nyaman.
3. Lakukan peregangan ringan
Gerakan peregangan tertentu setelah makan juga dapat membantu mengurangi tekanan akibat gas di dalam usus.
Cobalah posisi merangkak, kemudian dorong bokong ke arah belakang hingga perut sedikit tertekan. Pertahankan posisi tersebut selama lima kali tarikan napas sambil menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya lewat mulut.
4. Minum teh herbal
Beberapa jenis teh herbal diketahui dapat membantu meredakan gangguan pencernaan, termasuk perut kembung. Pilihan yang dapat dikonsumsi antara lain teh peppermint, jahe, kunyit, dan chamomile.
Minuman herbal tersebut membantu melemaskan otot saluran pencernaan sehingga gas lebih mudah keluar. Selain itu, teh herbal juga dapat mendukung proses pengosongan lambung dan membantu mengatasi keluhan seperti sembelit maupun diare.
5. Konsumsi makanan kaya air, kalium, dan probiotik
Asupan makanan yang mengandung banyak air, kalium, dan probiotik dapat membantu mengurangi produksi gas sekaligus menjaga sistem pencernaan tetap lancar.
Beberapa pilihan makanan yang dianjurkan saat mengalami perut kembung meliputi yoghurt, mentimun, alpukat, pisang, tomat, dan seledri. Kandungan tersebut juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung kelancaran buang air besar.
6. Gunakan obat sesuai penyebabnya
Apabila keluhan tidak membaik, obat yang dijual bebas dapat menjadi pilihan. Antasida bermanfaat untuk mengatasi kembung akibat produksi asam lambung berlebih.
Sementara itu, simetikon dan bismuth subsalisilat dapat membantu mengurangi gas yang terperangkap di saluran pencernaan. Gunakan obat sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran tenaga kesehatan.
Tips Mencegah Perut Kembung Kambuh
Selain mengatasi gejalanya, perubahan kebiasaan sehari-hari juga penting untuk mencegah perut kembung muncul kembali. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
-
- Makan secara perlahan dan tidak terburu-buru.
- Mengurangi konsumsi makanan olahan yang tinggi garam dan lemak.
- Mengonsumsi makanan dalam porsi lebih kecil.
- Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.
- Menghindari minuman bersoda, alkohol, dan makanan tinggi gula.
- Membatasi makanan yang sering memicu gas, seperti kol, kembang kol, kacang-kacangan, dan produk susu jika sensitif.
- Berhenti merokok.
Kapan Harus ke Dokter?
Perut kembung umumnya dapat membaik dengan perawatan mandiri di rumah. Namun, segera konsultasikan ke dokter apabila keluhan berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau tidak membaik meski sudah mencoba berbagai cara.
Dokter akan mencari penyebab yang mendasari perut kembung dan menentukan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi pasien. (*)






