BGN Pastikan Penutupan 833 SPPG Tak Ganggu Penyaluran MBG

Penulis -

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Badan Gizi Nasional (BGN) menjamin penghentian sementara ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak akan menghentikan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Layanan bagi siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya akan dialihkan ke dapur yang telah memenuhi persyaratan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola Program MBG. Langkah itu sekaligus memastikan seluruh makanan yang disalurkan memenuhi standar keamanan pangan.

“Kita pastikan apabila ada dapur yang ditangguhkan, maka penerima manfaat yang sebelumnya dilayani tidak akan kehilangan haknya. Kita berusaha agar layanan tersebut dapat ditutupi melalui dapur lain,” ujar Sudaryono atau yang akrab disapa Pak Dar, Minggu (27/7).

Sebanyak 833 SPPG Belum Memenuhi Standar

BGN mencatat sebanyak 833 SPPG dihentikan sementara karena belum memenuhi sejumlah persyaratan teknis. Rinciannya meliputi 98 SPPG di Wilayah I (Sumatera), 311 SPPG di Wilayah II (Jawa dan Madura), serta 424 SPPG di Wilayah III yang mencakup Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Evaluasi menemukan sejumlah satuan pelayanan masih memiliki kekurangan pada aspek kebersihan, sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), maupun standar operasional lain yang menjadi syarat penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Prioritaskan Keamanan Pangan

Sudaryono menegaskan penghentian sementara tersebut bukan untuk mengurangi jangkauan layanan MBG. Sebaliknya, kebijakan itu bertujuan menjaga kualitas makanan agar aman dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat.

“Ini menyangkut nyawa seseorang, menyangkut kesehatan seseorang. Jadi bagian yang tidak memenuhi standar kebersihan, sanitasi, maupun persyaratan yang telah kita tetapkan, memang harus kita tangguhkan,” tegas Pak Dar.

Selanjutnya, BGN mengalihkan seluruh penerima manfaat dari SPPG yang ditangguhkan ke dapur lain yang telah memenuhi standar. Skema redistribusi itu diharapkan menjaga kelancaran distribusi makanan tanpa mengurangi mutu pelayanan.

Baca Juga :  Rumah Gadang Panjang Harus Dijaga dan Lestarikan

“Intinya kita ingin memastikan menu disajikan dengan baik, standar kualitasnya bagus, anak-anak makan dengan baik, kebutuhan gizinya terpenuhi, dan ekonomi tetap berjalan. Kita ingin semua berjalan dengan baik,” ujar Pak Dar.

Evaluasi dan Pembinaan Terus Dilakukan

Selain melakukan redistribusi layanan, BGN terus mengevaluasi dan membina SPPG yang belum memenuhi ketentuan. Pendampingan tersebut diharapkan mempercepat pemenuhan seluruh standar operasional sehingga satuan pelayanan dapat kembali beroperasi.

Melalui langkah tersebut, BGN menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dengan mengutamakan keamanan pangan, kualitas layanan, serta pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di seluruh Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru