Padang, Javanusa—Satpol PP Padang terus meningkatkan patroli rutin pada jam-jam rawan sebagai upaya menjaga ketenteraman masyarakat dan menciptakan situasi yang aman di berbagai ruang publik.
Dalam patroli yang berlangsung sekitar pukul 03.45 WIB, Kamis (30/7/2026), petugas menemukan seorang perempuan duduk sendirian di kawasan Batang Arau.
Melihat kondisi tersebut, personel segera menghampiri perempuan itu untuk memastikan keadaannya.
Petugas kemudian berdialog secara persuasif guna mengetahui situasi yang dihadapi sekaligus memastikan keselamatan dan kondisi kesehatannya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko yang dapat terjadi pada dini hari, petugas membawa perempuan tersebut ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Padang.
Di Mako, petugas memberikan pendampingan dan melakukan pendataan. Dari hasil wawancara diketahui perempuan tersebut sedang menghadapi persoalan pribadi sehingga membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Tiga Perempuan Lain Turut Diamankan
Selain di kawasan Batang Arau, patroli juga menjangkau sejumlah titik lain di Kota Padang.
Dalam kegiatan yang sama, petugas menemukan tiga perempuan yang masih berada di luar rumah hingga menjelang subuh. Mereka berada di kawasan Taman Rimbo Kaluang dan Jalan Khatib Sulaiman.
Selanjutnya, ketiganya dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata dan mendapatkan pembinaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar mereka terhindar dari potensi gangguan keamanan maupun risiko lain yang dapat mengancam keselamatan.
Satpol PP Kedepankan Pendekatan Persuasif
Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, menegaskan patroli rutin tidak hanya bertujuan menegakkan peraturan daerah. Tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, agar menghindari berada sendirian di ruang publik hingga larut malam apabila tidak ada keperluan yang mendesak. Kehadiran personel Satpol PP di lapangan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan perlindungan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Kami akan selalu mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Chandra Eka Putra, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan seluruh personel diwajibkan mengutamakan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis saat bertugas di lapangan.
“Setiap tindakan yang dilakukan personel Satpol PP mengutamakan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis. Tujuannya bukan untuk memberikan sanksi, melainkan memastikan masyarakat berada dalam kondisi aman serta terhindar dari berbagai potensi yang dapat mengancam keselamatan,” tambah Chandra.
Melalui patroli yang digelar secara berkelanjutan, Satpol PP Kota Padang berharap kondisi ketenteraman dan ketertiban umum tetap terjaga.
Kehadiran petugas di ruang publik juga diharapkan meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. (*)






