KKP Restocking 101 Ribu Benih Lele di Padang, Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana Capai 100 Persen

Penulis -

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian KP bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Kementerian KP bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemulihan sektor perikanan budidaya di Kota Padang pascabencana hidrometeorologis telah mencapai 100 persen.

Capaian tersebut diperkuat melalui penyaluran bantuan dan restocking 101 ribu benih ikan lele oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang.

Program tersebut berlangsung di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (1/8/2026). Dengan salah satu agenda utama berupa penebaran 101.000 benih ikan lele.

Selain benih ikan, KKP juga menyerahkan bantuan berupa pakan ikan, cool box untuk mendukung pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, serta jaring tangkap bagi nelayan.

Pemulihan Budidaya Air Tawar Sudah Tuntas

Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Enggar Saptopo, mengatakan rehabilitasi sektor budidaya ikan air tawar di Kota Padang kini telah selesai sepenuhnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

“KKP bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang bergerak cepat melakukan rehabilitasi pascabencana. Untuk Kota Padang, pemulihan budidaya ikan air tawar sudah mencapai 100 persen melalui intervensi bantuan benih, pakan, cool box, hingga jaring tangkap. Yang terpenting masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya,” ujar Enggar Saptopo.

Lebih lanjut, Enggar menjelaskan KKP juga mengerahkan penyuluh perikanan untuk memberikan pendampingan teknis kepada kelompok pembudidaya. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong usaha perikanan masyarakat berkembang kembali setelah terdampak bencana.

Pemko Padang Apresiasi Dukungan KKP

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, mengapresiasi dukungan KKP yang terus berlanjut sejak masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi.

Ia menilai perhatian pemerintah pusat memberi dampak besar terhadap percepatan kebangkitan sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat Kota Padang.

Baca Juga :  Tuntas Dibangun, Wagub Vasco Ruseimy Tinjau Jalan Provinsi Sasak–Maligi

“Perhatian KKP merupakan anugerah besar bagi Kota Padang. Sektor perikanan adalah salah satu penopang utama perekonomian masyarakat kami. Pemulihan lahan sektor perikanan di Padang telah mencakup area seluas 7.930 meter persegi. Bantuan bertahap ini menjadi suntikan semangat luar biasa bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” kata Alfiadi.

Menurut Alfiadi, dukungan KKP tidak berhenti pada pemberian sarana produksi. Kementerian juga menugaskan tenaga pendamping selama satu bulan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.

Sinergi Percepat Pemulihan Ekonomi

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Padang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Sarana dan Prasarana Ditjen Perikanan Budidaya KKP Enggar Saptopo, Direktur Pengolahan Ditjen PDSPKP KKP Budi Yuwono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Syefdinon, Kepala BPSPL Padang Rahmat Irfansyah, Kepala PPS Bungus Muhammad Iqbal, serta Lurah Koto Panjang Ikur Koto Doni. (*)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru