Kecelakaan Maut di Simpang Ketaping Padang Pariaman, Dump Truk Tabrak Gran Max hingga Hantam Warung, Pelajar Tewas

Penulis -

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Padang Pariaman melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Minggu malam (2/8/2026). (Foto: Dok. Satlantas Polres Padang Pariaman)

Petugas Satlantas Polres Padang Pariaman melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Minggu malam (2/8/2026). (Foto: Dok. Satlantas Polres Padang Pariaman)

Padang Pariaman, Javanusa—Kecelakaan maut terjadi di Simpang Ketaping, Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (2/8/2026) malam.

Tabrakan antara dump truk dan mobil pikap membuat salah satu kendaraan menghantam warung warga. Seorang pelajar meninggal dunia, sementara dua balita mengalami luka ringan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di ruas Jalan Padang–Pariaman. Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Rudi Chandra, menjelaskan kecelakaan bermula ketika dump truk Hino BA 8647 AU melaju dari arah Pariaman menuju Padang.

Dump truk yang dikemudikan AK (30), buruh harian lepas asal Taratak Paneh, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, melaju dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Gran Max BA 8044 H.

Mobil pikap itu dikemudikan EMP (47), buruh harian lepas asal Sikucua Timur, Kecamatan Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Benturan keras membuat Gran Max kehilangan kendali hingga bergerak ke sisi kiri jalan.

Mobil kemudian menghantam warung yang saat itu ditempati sejumlah warga. Akibatnya, pengunjung warung menjadi korban dalam insiden tersebut.

“Dump truk Hino dengan nomor polisi BA 8647 AU melaju dari arah Pariaman menuju Padang dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak mobil Daihatsu Gran Max BA 8044 H yang berada tepat di depannya,” kata Iptu Rudi Chandra, Senin (3/8/2026).

Ia menambahkan, “Mobil Gran Max yang ditabrak dari belakang itu oleng dan hilang kendali, lalu menabrak orang-orang yang sedang berada di dalam warung. Dari situlah jatuh korban jiwa dan korban luka.”

Satu Pelajar Meninggal, Dua Balita Terluka

Kecelakaan tersebut merenggut nyawa AAB (10), seorang pelajar asal Ketaping, Kecamatan Batang Anai. Korban mengalami luka robek di bagian dagu dan pendarahan dari telinga sebelum dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berpotensi Melanda Mentawai, Simak Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini

“Korban AAB mengalami luka robek di dagu dan telinga mengeluarkan darah, dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Selanjutnya korban dibawa ke Bidan Eka sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Padang Pariaman,” ujar Rudi.

Selain korban meninggal, dua balita juga mengalami luka ringan. QA (2) mengalami luka lecet di bagian wajah, sedangkan RE (2) mengalami luka lecet pada tubuh. Keduanya merupakan warga Ketaping, Kecamatan Batang Anai.

Kedua Sopir Selamat

Meski kecelakaan berujung fatal, polisi memastikan kedua pengemudi kendaraan tidak mengalami cedera.

“Kedua pengemudi, baik pengemudi dump truk maupun pengemudi Gran Max, tidak mengalami luka apa pun pasca kecelakaan,” tegas Kasat Lantas.

Satlantas Polres Padang Pariaman mencatat total tiga korban dalam kecelakaan tersebut, terdiri atas satu orang meninggal dunia dan dua orang luka ringan.

Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan kendaraan serta warung warga diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. (*)

Berita Terkait

Polres Sijunjung Bongkar Pencurian Aki Tower Telekomunikasi, Dua Pria Dibekuk
Razia Tempat Hiburan Malam di Guguak, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Tes Urine Pengunjung
Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru