Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memberikan Pin Emas kepada 12 tokoh masyarakat yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026).
Selain Pin Emas berlogo Pemko Padang, para penerima juga memperoleh piagam penghargaan. Pemberian apresiasi itu mengacu pada Keputusan Wali Kota Padang Nomor 707 Tahun 2026 tentang Tokoh Masyarakat Penerima Penghargaan dalam rangka HJK Padang ke-357. Keputusan tersebut ditandatangani Wali Kota Padang Fadly Amran.
12 Tokoh dari Berbagai Bidang
Pemko Padang memilih 12 tokoh dari beragam latar pengabdian. Mereka dinilai berkontribusi dalam bidang yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan pembangunan kota.
Berikut daftar penerima Pin Emas HJK Padang ke-357:
-
- Syarifuddin — Bidang seni, budaya, dan adat istiadat.
- Syamsul Akmal, S.Ag, M.M. — Bidang keagamaan.
- Yefri Heriani, S.Sos, M.Si. — Bidang pemberdayaan perempuan.
- Zulhardi Z. Latif, S.H, M.M. — Bidang sosial.
- Dr. Ir. H. James Hellyward, M.S, IPU, ASEAN Eng. — Bidang lingkungan hidup.
- Abdul Rahim, S.Sos. — Bidang kemanusiaan.
- H. Yusman Kasim, M.M. — Bidang kepemudaan dan olahraga.
- Ali Umar Nurta, CH.M, S.H. — Bidang penggerak koperasi dan UMKM.
- Zainal Akil, S.Pd. — Bidang pendidikan.
- dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV. — Bidang kesehatan.
- Aiptu David Rico Dermawan (David WW) — Bidang kemasyarakatan.
- Widya Navis — Bidang komunikasi dan teknologi informasi.
Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi. Sejumlah penerima juga menyampaikan catatan dan komitmen untuk mendukung pembangunan Kota Padang.
Dorong Peran Perempuan dalam Pembangunan
Yefri Heriani menilai Pemko Padang telah menunjukkan perkembangan dalam upaya pemberdayaan perempuan dan anak.
Namun, ia mengingatkan masih terdapat ruang perbaikan. Menurutnya, perempuan perlu mendapat kesempatan yang lebih besar dalam berbagai proses pembangunan.
“Kita melihat ada kemajuan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang dalam rangka memberdayakan perempuan dan anak. Namun, kita juga melihat masih ada celah di mana perempuan harus dilibatkan secara lebih optimal dalam seluruh proses pembangunan,” ujar Yefri Heriani.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian agenda perlindungan perempuan dan anak secara menyeluruh. Langkah tersebut penting agar pembangunan yang berkeadilan dengan prinsip no one left behind dapat benar-benar diterapkan.
Masyarakat Diajak Bersama Membangun Kota
Dari bidang kemanusiaan, Abdul Rahim mengajak masyarakat ikut menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Padang.
Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang masih ada.
“Harapan dan hal yang mesti kita tingkatkan untuk Kota Padang sangatlah banyak. Kita selaku masyarakat Kota Padang tetap berusaha menjadikan kota ini jauh lebih baik lagi dari segala segi. Harapan ke depannya, Kota Padang semakin bagus, jaya, dan berkembang,” tutur Abdul Rahim.
Tim Klewang Perkuat Keamanan Wisatawan
Sementara itu, Aiptu David Rico Dermawan atau David WW menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat serta wisatawan.
Ia menyatakan jajaran Polresta Padang, terutama Tim Klewang, akan memperkuat patroli untuk menjaga situasi kota tetap kondusif.
“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolresta Padang dan Kasat Reskrim, ke depannya kami akan melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama aksi pungutan liar di lapangan yang dapat meresahkan wisatawan domestik maupun mancanegara,” tegas Aiptu David.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga citra Padang sebagai kota yang aman bagi warga dan wisatawan.
Pada momentum HJK Padang ke-357, Pemko Padang berharap sinergi pemerintah, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga terus menguat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong Padang menjadi kota yang semakin inklusif, aman, nyaman, serta memiliki daya saing tinggi. (*)






