Javanusa.com—Marco Bezzecchi tampil sebagai pembalap tercepat dalam sesi MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Pembalap Aprilia Racing itu mencetak rekor lap baru dengan waktu 1 menit 56,280 detik.
Catatan tersebut mengantarkan Bezzecchi ke posisi teratas sekaligus mengubah peta persaingan menuju sesi kualifikasi. Ia unggul 0,335 detik atas Raul Fernandez yang menempati posisi kedua.
Fabio Di Giannantonio melengkapi tiga besar bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Menariknya, delapan pembalap mampu mencatat waktu lebih cepat daripada rekor lap sebelumnya.
Persaingan Ketat Sejak Awal Sesi
Sesi MotoGP Inggris 2026 berjalan cukup tenang pada 30 menit pertama. Dua pembalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team, Ogura dan Raul Fernandez, sempat menguasai posisi teratas.
Namun, situasi berubah ketika para pembalap mulai meningkatkan kecepatan di sejumlah sektor Silverstone. Francesco Bagnaia menjadi salah satu pembalap yang menunjukkan peningkatan paling mencolok.
Saat sesi menyisakan 20 menit, pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berhasil naik dari posisi ke-15 ke urutan keempat.
Persaingan di kelompok 10 besar kemudian semakin rapat. Seluruh pembalap yang berada dalam zona tersebut hanya terpaut 0,813 detik.
Brad Binder Terjatuh di Luffield
Insiden terjadi di tikungan Luffield ketika Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing mengalami kecelakaan.
Binder saat itu tengah mengejar rekan setimnya, Pedro Acosta. Bagian depan motornya kehilangan cengkeraman hingga membuat pembalap tersebut tergelincir.
Kecelakaan itu memicu pengibaran bendera kuning. Binder tidak mengalami cedera serius dan dapat meninggalkan lokasi insiden.
Ia kemudian segera kembali ke pit untuk mempertahankan peluang meraih posisi yang membawanya langsung ke Q2.
Rekor Silverstone Berubah di Menit-Menit Akhir
Memasuki fase akhir sesi, Pedro Acosta mulai menunjukkan kecepatannya. Pembalap bernomor 37 itu sempat naik ke posisi kedua sebelum mengambil alih posisi pertama dengan waktu 1 menit 57,535 detik.
Alex Marquez kemudian memperbaiki catatan tersebut. Di Giannantonio juga masuk ke persaingan terdepan dan sempat menempati posisi kedua.
Marc Marquez lalu mencatat waktu 1 menit 57,035 detik. Hasil itu membawanya ke posisi pertama sekaligus menciptakan rekor lap baru.
Rekor tersebut kembali berubah tidak lama kemudian. Ogura menjadi pembalap pertama yang berhasil menembus kisaran waktu 1 menit 56 detik.
Bagnaia dan Acosta Sama-Sama Kecelakaan
Drama kembali terjadi menjelang akhir sesi. Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta sama-sama mengalami kecelakaan ketika persaingan untuk menghindari Q1 semakin ketat.
Keduanya berada dalam kondisi baik setelah insiden tersebut. Acosta akhirnya mampu mempertahankan posisi ke-10, sedangkan Bagnaia harus puas menempati urutan ke-13.
Situasi berbeda terjadi pada Bezzecchi. Ketika pembalap lain berusaha memperbaiki waktu, rider Aprilia tersebut justru menghasilkan lap yang sangat cepat pada putaran terakhir.
Bezzecchi membukukan waktu 1 menit 56,280 detik. Catatan itu hampir setengah detik lebih cepat dari rekor lap sebelumnya.
Keunggulannya juga mencapai lebih dari sepertiga detik atas pesaing terdekat.
Bezzecchi Pimpin Persaingan di Silverstone
Bezzecchi menutup sesi dengan keunggulan 0,335 detik atas Raul Fernandez. Fernandez juga mampu memperbaiki waktunya pada putaran terakhir, tetapi belum cukup untuk merebut posisi teratas.
Hasil tersebut membuat Aprilia menempatkan dua pembalapnya di posisi pertama dan kedua. Bezzecchi menjadi pemimpin, sedangkan Jorge Martin berada di posisi keempat.
Di Giannantonio menempati posisi ketiga. Ogura menyusul di urutan kelima setelah tampil kompetitif sepanjang sesi.
Marc Marquez berada di posisi keenam, diikuti Alex Marquez. Joan Mir dari Honda HRC Castrol menempati posisi kedelapan.
Mir juga menjadi pembalap terakhir yang mencatat waktu lebih cepat dibandingkan rekor lap sebelumnya.
Jack Miller dari Prima Pramac Yamaha MotoGP berada di posisi kesembilan sekaligus menjadi pembalap Yamaha terbaik. Acosta melengkapi daftar 10 besar.
Dengan catatan 1 menit 56,280 detik, Marco Bezzecchi menjadi sorotan utama MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Rekor lap baru tersebut sekaligus menempatkannya sebagai pembalap yang harus dikejar dalam persaingan menuju Q2. (*)






