Javanusa.com—Film Agensi Rumah Tangga akan hadir di bioskop Indonesia mulai 10 September 2026. Film drama berdurasi 115 menit ini mengangkat kisah perjuangan seorang perempuan menghadapi persoalan pekerjaan, keluarga, dan hubungan dengan para pekerja yang ditemuinya.
Film garapan sutradara Naya Anindita tersebut berpusat pada Katia, perempuan yang harus mencari jalan keluar setelah kehilangan pekerjaan.
PHK membuatnya membutuhkan penghasilan baru untuk memenuhi kewajiban membayar KPR.
Dalam kondisi tersebut, Katia memilih menjadi penyalur asisten rumah tangga (ART). Keputusan itu mempertemukannya dengan berbagai persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan, tetapi juga hubungan personal.
Katia Dihadapkan pada Pilihan Sulit
Seiring menjalankan pekerjaannya, Katia mulai menghadapi berbagai drama yang melibatkan para ART. Kedekatan yang terbangun perlahan membuat hubungan profesional berkembang menjadi ikatan yang lebih personal.
Katia bahkan mulai menganggap para ART yang berada dalam tanggung jawabnya sebagai bagian dari keluarga baru. Kondisi tersebut membuatnya menghadapi dilema.
Di satu sisi, Katia ingin mendapatkan pekerjaan baru yang sesuai dengan harapan ibunya. Di sisi lain, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan para ART yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
Konflik tersebut menjadi salah satu bagian utama cerita Agensi Rumah Tangga, dengan kehidupan Katia sebagai pusat perjalanan cerita.
Dibintangi Yunita Siregar hingga Enzy Storia
Film ini menghadirkan Yunita Siregar sebagai salah satu pemeran utama. Sejumlah nama lain turut memperkuat jajaran pemain, seperti Enzy Storia, Ardit Erwandha, Unique Priscilla, Afgansyah Reza, dan Fita Anggriani.
Dari sisi produksi, film ini melibatkan Mithu Nisar, Riza, dan Chand Parwez Servia sebagai produser.
Agensi Rumah Tangga juga merupakan film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama. Adaptasi tersebut membawa kisah dari versi novel ke layar lebar melalui pendekatan drama yang berfokus pada kehidupan dan pilihan tokoh utamanya.
Film ini mendapat klasifikasi usia 13 tahun ke atas (13+) dari Lembaga Sensor Film (LSF) dan memiliki durasi 115 menit. (*)






