Polda Sumbar Tanam Bawang Putih di Solok, Dorong Kemandirian Benih 2027

Penulis -

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy melakukan penanaman bawang putih secara simbolis di Jorong Air Tawar Utara, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Rabu (19/8/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy melakukan penanaman bawang putih secara simbolis di Jorong Air Tawar Utara, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Rabu (19/8/2026). (Foto: Polda Sumbar)

Solok, Javanusa—Polda Sumatera Barat (Polda Sumbar) mendorong pengembangan bawang putih sebagai komoditas strategis untuk memperkuat ketahanan pangan. Langkah tersebut ditandai dengan penanaman bibit bawang putih secara serentak di Kabupaten Solok.

Kegiatan berlangsung pada Rabu (19/8/2026), dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Penanaman simbolis berlangsung di lahan seluas 2.500 meter persegi di Jorong Air Tawar Utara, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar.

Penanaman Bawang Putih Mencakup 2,5 Hektare

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumbar didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin dan sejumlah Pejabat Utama Polda Sumbar. Unsur Forkopimda serta kelompok tani setempat juga turut mengikuti kegiatan tersebut.

Program pengembangan bawang putih itu mencakup lahan sekitar 2,5 hektare. Polda Sumbar menyiapkan dukungan bibit sebanyak 1,6 ton untuk kegiatan tersebut.

Dari total lahan, sekitar 2 hektare akan dikelola kelompok tani setempat. Lahan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan budidaya bawang putih setelah program penanaman awal.

Pihak terkait memproyeksikan hasil panen mencapai sekitar 12 ton. Hasil tersebut nantinya dapat menjadi sumber benih mandiri untuk pengembangan budidaya pada musim tanam 2027.

Polda Sumbar Siapkan Pendampingan Kelompok Tani

Polda Sumbar memastikan dukungan terhadap petani tidak berhenti setelah proses penanaman. Kelompok tani penerima bantuan akan mendapat pendampingan dalam berbagai tahapan budidaya.

Petani juga akan diarahkan menjalin kerja sama dengan penangkar benih resmi. Langkah ini bertujuan menjaga mutu benih dan memastikan proses produksi mengikuti standar serta regulasi yang berlaku.

Pendampingan mencakup budidaya, pemeliharaan, hingga panen. Pengawasan, distribusi, pembinaan, dan pemasaran hasil juga menjadi bagian dari program tersebut.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan program ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap agenda pemerintah di sektor pangan.

Baca Juga :  Viswash Kumar Satu-Satunya Korban Selamat Kecelakaan Air India, Ungkap Detik-Detik Menegangkan

“Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini merupakan wujud dukungan nyata Polri terhadap program Asta Cita pemerintah serta upaya mempercepat swasembada pangan nasional. Sumatera Barat memiliki potensi geografis yang sangat besar di dataran tinggi seperti Alahan Panjang dan Danau Kembar untuk komoditas ini,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.

Penataan Sentra Bawang Putih dan Bawang Merah

Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Ir. Afniwirman mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam pengembangan komoditas tersebut.

Menurutnya, program itu melibatkan pemerintah pusat, Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga kelompok tani. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pengembangan pertanian.

Pengembangan bawang putih akan diarahkan ke kawasan dataran tinggi. Wilayah tersebut sebelumnya banyak dimanfaatkan untuk budidaya bawang merah.

Sementara itu, budidaya bawang merah akan diarahkan ke kawasan dataran yang lebih rendah. Penataan wilayah produksi ini bertujuan menjaga produktivitas kedua komoditas strategis tersebut.

Pemerintah daerah tetap berupaya mempertahankan produksi bawang merah Sumatera Barat. Komoditas itu selama ini menjadi salah satu produk pertanian unggulan daerah.

Bawang Putih Jadi Komoditas Strategis Baru

Kabupaten Solok memiliki sektor pertanian yang berperan besar terhadap perekonomian masyarakat. Bawang merah dan beras selama ini menjadi dua komoditas penting dalam aktivitas pertanian daerah tersebut.

Masuknya bawang putih sebagai komoditas strategis diharapkan memperluas basis produksi pangan. Pengembangannya juga ditargetkan berjalan tanpa mengganggu komoditas unggulan yang telah berkembang.

Melalui penanaman dan pendampingan berkelanjutan, program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian benih. Pada akhirnya, pengembangan bawang putih di Kabupaten Solok dapat ikut mendukung ketahanan pangan Sumbar dan nasional. (*)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB