Padang, Javanusa—Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) perlu mewaspadai perubahan cuaca pada Sabtu (22/8/2026).
BMKG Minangkabau memperkirakan cuaca bergerak dari cerah pada pagi hari menjadi hujan di sejumlah daerah pada siang hingga malam.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyampaikan peringatan dini khusus untuk wilayah pesisir barat Kepulauan Mentawai dan sekitarnya.
Cuaca Sumbar Berubah Mulai Siang Hari
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan menikmati cuaca cerah hingga cerah berawan. Kondisi tersebut berpotensi berubah ketika memasuki siang dan sore.
Awan tebal mulai berkembang pada periode tersebut. Kondisi ini kemudian meningkatkan peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah.
BMKG mencatat 11 wilayah yang berpotensi mengalami hujan pada siang hingga sore. Wilayah tersebut meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Solok.
Hujan Masih Berpotensi pada Malam Hari
Potensi hujan belum sepenuhnya berakhir saat malam tiba. Sembilan wilayah masih berpeluang mengalami hujan ringan.
Daerah tersebut mencakup Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Solok.
Memasuki dini hari, kondisi cuaca diperkirakan kembali membaik. Langit berpotensi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan.
Suhu Sumbar Mencapai 33 Derajat Celsius
Selain memantau perkembangan hujan, BMKG juga mencatat sejumlah parameter meteorologi di Sumatera Barat. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 18 hingga 33 derajat Celsius.
Kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 65 hingga 98 persen. Sementara itu, angin bergerak dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 4 hingga 26 kilometer per jam.
BMKG Minangkabau terus memperbarui informasi cuaca secara berkala. Pembaruan tersebut bertujuan membantu masyarakat mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer serta menjaga keamanan aktivitas dan mobilitas sehari-hari. (*)






