Padang, Javanusa—BMKG Minangkabau mengingatkan warga Sumatera Barat terhadap potensi hujan sedang hingga lebat pada Selasa (25/8/2026). Hujan berpotensi muncul sejak siang hingga dini hari di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, mengatakan kondisi atmosfer Sumatera Barat mendukung pertumbuhan awan hujan. Karena itu, masyarakat perlu memantau perkembangan cuaca sepanjang hari.
Raafi menyebut beberapa daerah berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.
Potensi serupa juga mencakup Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, serta Lima Puluh Kota. Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Sijunjung juga masuk dalam wilayah yang perlu waspada.
“Peringatan dini harian dikeluarkan agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang – lebat yang dapat melanda wilayah Agam, Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok, Sijunjung, dan sekitarnya,” kata Raafi Darojat dalam keterangan resminya, Selasa (25/8/2026).
Prakiraan Cuaca Sumbar dari Pagi hingga Dini Hari
Data operasional BMKG yang disusun pukul 09.00 WIB menunjukkan pola cuaca yang berubah sepanjang hari.
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat berpotensi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan.
Memasuki siang sampai sore, kondisi berawan masih mendominasi. Sejumlah daerah juga berpeluang mengalami hujan ringan.
Pada malam hari, awan masih mendominasi dengan peluang hujan ringan. Namun, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Sijunjung.
Sementara itu, kondisi berawan kembali mendominasi pada dini hari. Hujan ringan berpeluang turun di Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Suhu Sumbar Mencapai 32 Derajat Celsius
Selain prakiraan hujan, BMKG Minangkabau mencatat sejumlah parameter meteorologi Sumatera Barat. Suhu udara berada pada kisaran 18 hingga 32 derajat Celsius.
Kelembapan udara berkisar 65 hingga 98 persen. Angin bergerak dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan 4 hingga 34 kilometer per jam.
Kondisi tersebut dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Masyarakat perlu memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Pantau Informasi Resmi BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengikuti perkembangan cuaca secara berkala. Langkah ini penting untuk mengantisipasi hujan lebat dan dampaknya di wilayah masing-masing.
Informasi prakiraan cuaca dan pembaruan meteorologi dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.
Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras muncul dalam waktu singkat. Kondisi tersebut dapat mengganggu perjalanan dan aktivitas harian di sejumlah wilayah Sumatera Barat. (*)






