Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al Nassr Comeback Kalahkan Al Taawoun 2-1

Penulis -

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cristiano Ronaldo bersama rekannya merayakan gol ke gawang Al Taawoun pada laga matchday keempat Liga Arab Saudi yang berlangsung di Al Awwal Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. (Foto: IG @cristiano)

Cristiano Ronaldo bersama rekannya merayakan gol ke gawang Al Taawoun pada laga matchday keempat Liga Arab Saudi yang berlangsung di Al Awwal Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. (Foto: IG @cristiano)

Riyadh, Javanusa—Al Nassr mempertahankan catatan sempurnanya di Saudi Pro League setelah bangkit dan mengalahkan Al Taawoun 2-1.

Cristiano Ronaldo menjadi penentu kemenangan The Global Club lewat gol pada babak kedua.

Pertandingan Al Nassr vs Al Taawoun berlangsung di Al Awwal Park, Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB. Laga matchday keempat Liga Arab Saudi itu sempat berjalan tidak sesuai harapan tuan rumah.

Al Taawoun Kejutkan Al Nassr pada Awal Laga

Al Taawoun membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit ke-11. Bassam Alhurayji memanfaatkan bola muntah hasil tembakan El Bahroui yang sebelumnya membentur mistar gawang.

Bola kemudian disambar Alhurayji dan masuk ke gawang Al Nassr. Tim tamu pun unggul 1-0.

Tertinggal satu gol membuat Al Nassr meningkatkan intensitas serangan. Namun, mereka baru berhasil membalas menjelang berakhirnya babak pertama.

Samu Costa Samakan Kedudukan

Samu Costa membawa Al Nassr kembali ke dalam pertandingan melalui gol dari luar kotak penalti. Ia menerima umpan pendek Sadio Mane sebelum melepaskan tendangan mendatar.

Bola meluncur mulus ke dalam gawang Al Taawoun dan membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus membangkitkan atmosfer di Al Awwal Park.

Setelah jeda, Al Nassr tampil lebih agresif untuk mencari gol kemenangan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil melalui Cristiano Ronaldo.

Cristiano Ronaldo Jadi Penentu Kemenangan

Ronaldo mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua. Gol tersebut tercipta setelah tendangan keras Mohamed Simakan berubah arah karena mengenai kaki CR7.

Perubahan arah bola mengecoh pertahanan Al Taawoun dan membuat kiper gagal mengantisipasinya. Al Nassr pun berbalik unggul 2-1.

Al Taawoun mencoba merespons dan mencari gol penyama kedudukan. Namun, hingga pertandingan berakhir, mereka gagal menembus pertahanan tuan rumah. Al Nassr akhirnya mengamankan kemenangan 2-1 atas Al Taawoun.

Baca Juga :  Nelayan Hilang di Perairan Pulau Bugei Mentawai, Tim SAR Kerahkan RIB 03 untuk Pencarian
Al Nassr Kokoh di Puncak Klasemen

Tambahan tiga poin membuat Al Nassr semakin kukuh di puncak klasemen Saudi Pro League. The Global Club kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan.

Sebaliknya, Al Taawoun masih berada di papan bawah. Tim tersebut menempati posisi ke-15 dengan koleksi dua poin. (*)

Susunan Pemain

Al Nassr: Aqidil Washl, Simakan, Al Amri, Almajdi, Kingsley Coman, Costa, Damecano, Sadio Mane, Joao Felix, Cristiano Ronaldo.

Al Taawoun: Santos, Mufarrij, Alsaluli, Belaid, Petkov, Dorley, Mahdioui, Hurayji, Bahraoui, Hamdallah, Al Aqel.

Berita Terkait

Al Nassr Kalah 1-2 dari Al Ittihad, Ronaldo Gagal Cetak Gol
Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Top Skor Al Nassr di Liga Arab Saudi, Koleksi 104 Gol

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru