Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memperkuat Program Unggulan Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.
Salah satu bentuk penguatan program tersebut ialah melibatkan guru dalam pembinaan anak-anak yang mengikuti salat Subuh berjamaah di masjid dan musala.
Komitmen itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al Huda, Jalan Jati Rumah Gadang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Jumat (28/8/2026).
Smart Surau Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter
Maigus Nasir mengatakan Smart Surau tidak hanya berfokus pada peningkatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
Program tersebut juga diarahkan untuk menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan guru menjadi bagian penting dalam memastikan pembinaan berjalan lebih konsisten dan terukur.
“Kebijakan ini diharapkan menjawab kendala pengurus masjid dalam pengelolaan dan pencatatan kehadiran anak-anak yang mengikuti salat Subuh berjamaah,” ujar Maigus.
Ia menilai kehadiran guru dapat memperkuat pendampingan terhadap peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Keterlibatan guru dinilai penting untuk memperkuat pembinaan dan pendampingan agar pelaksanaan Smart Surau berjalan konsisten dan terukur,” katanya.
Program 3T Jadi Bagian Pembinaan
Selain pembiasaan salat berjamaah, Pemko Padang juga memperkuat pembinaan melalui program 3T.
Program tersebut meliputi Tahsinul Qur’an, Tafsirul Qur’an, dan Tahfizhul Qur’an.
“Karena itu, Smart Surau terus kita perkuat melalui keterlibatan guru, pembinaan ibadah, serta program 3T, yakni Tahsinul Qur’an, Tafsirul Qur’an dan Tahfizhul Qur’an,” kata Maigus.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemko Padang menargetkan lahirnya generasi muda yang memiliki kecerdasan sekaligus fondasi karakter yang kuat.
“Melalui Smart Surau kita ingin melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, kuat dalam agama, peduli, dan memiliki ketahanan sosial,” lanjutnya.
Anak Rajin Salat Subuh Berpeluang Dapat Reward hingga Umrah
Pemko Padang juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi siswa SD dan SMP sederajat yang rutin mengikuti salat Subuh berjamaah.
Peserta yang konsisten mengikuti kegiatan tersebut akan mendapatkan reward sebesar Rp200 ribu setiap tiga bulan.
Maigus menambahkan, pemerintah juga menyiapkan apresiasi lebih besar bagi anak-anak yang mampu menjaga konsistensi dalam jangka panjang.
“Anak-anak yang rajin salat Subuh berjamaah mendapat hadiah setiap tiga bulan. Bagi yang konsisten lebih dari satu tahun tanpa absen, kami upayakan mendapat hadiah umrah ke Tanah Suci,” ungkapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah itu turut dihadiri Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Lurah Jati Titi Fanny Gusti, dan Ketua DMI Kecamatan Padang Timur Yan Vinanda.
Turut hadir Ketua Pengurus Masjid Al Huda Joni Zulhendra serta para santriwan dan santriwati MDA dan MDW Masjid Al Huda. (*)






