3.220 Calon Petugas Haji Ikuti Ujian CAT Serentak, Seleksi Berlanjut ke MCU dan Diklat

Penulis -

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 3.220 calon petugas haji dari unsur tenaga kesehatan mengikuti ujian CAT serentak di 34 titik BKN di seluruh Indonesia. (Foto: Kemenhaj)

Sebanyak 3.220 calon petugas haji dari unsur tenaga kesehatan mengikuti ujian CAT serentak di 34 titik BKN di seluruh Indonesia. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Sebanyak 3.220 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari unsur tenaga kesehatan mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) secara serentak di 34 lokasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (31/8/2026).

Seleksi ini menjadi tahap penting dalam proses rekrutmen petugas haji yang akan bertugas memberikan pelayanan kepada jemaah di Tanah Suci.

Seleksi Petugas Haji Berlangsung Empat Tahap

Pemerintah menerapkan empat tahapan seleksi untuk menjaring calon PPIH yang profesional dan memiliki kesiapan pelayanan.

Tahapan pertama dimulai melalui pemeriksaan administrasi dan kelengkapan dokumen. Peserta yang memenuhi persyaratan kemudian mengikuti ujian CAT berbasis komputer.

Kasubdit Penyiapan, Pemetaan, dan Rekrutmen Petugas Haji, Ihsan Faisal, mengatakan proses tersebut dirancang untuk memastikan kualitas petugas sejak awal rekrutmen.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Sesuai arahan pimpinan, proses rekrutmen harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional sejak tahap awal untuk memastikan petugas yang dihasilkan betul-betul siap melayani,” ujar Ihsan.

Ia menyampaikan pernyataan itu saat meninjau pelaksanaan ujian CAT di Kantor Pusat BKN Cililitan, Jakarta.

Hasil CAT Diumumkan 1 September

Peserta yang lolos ujian CAT akan memasuki tahap berikutnya berupa evaluasi hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check-Up (MCU).

Kementerian Haji menjadwalkan pengumuman hasil ujian CAT pada Selasa, 1 September 2026.

“Sesuai timeline, hasil ujian CAT diumumkan besok, 1 September. Setelah itu peserta melanjutkannya ke proses MCU pada 3 hingga 8 September. Hasil MCU tersebut nantinya diverifikasi dan divalidasi kembali untuk menetapkan calon peserta yang berhak mengikuti diklat,” ujar Ihsan.

Tahapan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk mengukur kesiapan calon petugas sebelum mengikuti pelatihan.

Diklat Intensif Selama 30 Hari

Peserta yang melewati seluruh proses seleksi kesehatan selanjutnya akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan atau Diklat PPIH.

Baca Juga :  Awali Tugas Perdana, Andree Algamar Sambut Kedatangan Mentan

Program tersebut berlangsung secara intensif selama 30 hari penuh sebelum para petugas menjalankan tugas di Arab Saudi.

Pelatihan dirancang untuk memperkuat kesiapan fisik, mental, serta kemampuan tata kelola pelayanan calon petugas haji.

Dengan proses tersebut, pemerintah berharap setiap petugas memiliki kemampuan menghadapi berbagai kebutuhan jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.

Setiap Kloter Didampingi Empat Petugas

Ihsan menjelaskan proses rekrutmen yang ketat juga bertujuan memenuhi kebutuhan formasi petugas pada setiap kelompok terbang atau kloter.

Berdasarkan regulasi terbaru, satu kloter akan didampingi empat orang PPIH.

Dua di antaranya merupakan petugas kesehatan yang umumnya terdiri atas seorang dokter dan seorang perawat.

Sementara dua petugas lainnya berasal dari unsur non-kesehatan, yakni ketua kloter dan pembimbing ibadah.

“Untuk petugas kesehatan di kloter ada 2 orang, biasanya terdiri dari 1 dokter dan 1 perawat. Ditambah lagi petugas non-kesehatan, yaitu ketua kloter dan pembimbing ibadah. Jadi total ada 4 orang petugas dalam satu kloter,” jelasnya.

Melalui rangkaian seleksi mulai dari administrasi, CAT, MCU, hingga diklat, pemerintah menargetkan lahirnya petugas haji yang tangguh dan responsif.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan ke jemaah. Dari proses seleksi awal yang ketat ini, insyaAllah kita bisa menghasilkan petugas yang betul-betul profesional, amanah, dan sesuai kriteria,” pungkas Ihsan. (*)

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru