Arsenal Menang Tipis 1-0 atas Aston Villa, Bukayo Saka Jadi Penentu

Penulis -

Selasa, 1 September 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukayo Saka sukses membawa Arsenal unggul 1-0 atas Aston Villa di Villa Park, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Foto: IG @arsenal)

Bukayo Saka sukses membawa Arsenal unggul 1-0 atas Aston Villa di Villa Park, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Foto: IG @arsenal)

Birmingham, Javanusa—Arsenal melanjutkan start sempurna di Liga Inggris 2026/2027 setelah membawa pulang kemenangan 1-0 dari markas Aston Villa.

Bukayo Saka menjadi pembeda lewat gol tunggalnya pada babak kedua.

Pertandingan Aston Villa vs Arsenal berlangsung di Villa Park, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat The Gunners mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Arsenal kini menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris. Koleksi poin mereka sama dengan Manchester City yang berada di puncak klasemen.

Sebaliknya, Aston Villa masih belum mendapatkan poin. Tim tuan rumah terpuruk di peringkat ke-19 setelah dua pertandingan awal musim.

Arsenal Dominan, Aston Villa Beri Perlawanan

Arsenal langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Tim tamu beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati.

Gabriel Magalhaes menjadi salah satu pemain yang merepotkan pertahanan Aston Villa lewat duel udara. Namun, Arsenal belum mampu mengubah peluang menjadi gol.

Aston Villa kemudian memberikan respons berbahaya. Emiliano Buendia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Bola hasil sepakannya menghantam mistar gawang Arsenal. Peluang itu menjadi salah satu kesempatan terbaik tuan rumah pada babak pertama.

Tidak lama kemudian, Aston Villa kembali mendapat momentum. Christos Tzolis kehilangan bola di dekat kotak penalti.

Buendia berhasil menguasai bola dan mengirim umpan kepada Nicolas Jackson. Namun, Jackson gagal menjangkau bola di depan gawang.

Menjelang turun minum, Arsenal sempat meminta penalti. Riccardo Calafiori terjatuh di kotak terlarang setelah mendapat gangguan dari Pau Torres.

Wasit memilih melanjutkan pertandingan. Keputusan tersebut membuat peluang Arsenal mendapatkan hadiah penalti sirna.

Aston Villa juga terus mencoba menekan dari sektor sayap. Nicolas Jackson beberapa kali menjadi motor serangan tuan rumah.

Baca Juga :  10 Pemain Manchester City Bungkam MU 1-0 Berkat Gol Haaland

Salah satu umpan silang Jackson ke kotak penalti gagal diantisipasi dengan sempurna oleh George Hemmings. Namun, peluang itu belum menghasilkan gol.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Kedua tim masih bermain imbang 0-0 hingga jeda.

Bukayo Saka Pecah Kebuntuan

Aston Villa membuka babak kedua dengan peluang melalui Ian Maatsen. Namun, tendangannya belum mengarah tepat ke sasaran.

Arsenal lalu mendapat tendangan bebas setelah Maatsen menjatuhkan Bukayo Saka. Martin Odegaard mengambil eksekusi, tetapi sepakannya melebar.

Kebuntuan akhirnya berakhir pada menit ke-60. Bukayo Saka sukses membawa Arsenal unggul 1-0.

Gol tersebut berawal dari serangan Arsenal di sisi kiri. Gabriel Magalhaes membangun kombinasi dengan Ezequiel Eze sebelum bola mengarah kepada Riccardo Calafiori.

Calafiori kemudian mengirim umpan tarik ke depan gawang. Saka menyambutnya dengan sontekan jarak dekat yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Aston Villa.

Gol itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Arsenal pun semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Kedua Tim Sempat Klaim Penalti

Tujuh menit setelah gol Saka, Arsenal kembali menekan. Kai Havertz terjatuh setelah mendapat gangguan dari Boubacar Kamara di area penalti.

Havertz meminta wasit menunjuk titik putih. Namun, wasit kembali memutuskan permainan tetap berjalan.

Aston Villa juga mengalami situasi serupa. Tuan rumah menilai Ben White melakukan handball di dalam kotak penalti Arsenal.

Meski demikian, wasit tidak memberikan penalti kepada Aston Villa. Keputusan-keputusan tersebut membuat pertandingan semakin sengit.

Arsenal sebenarnya memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Havertz menerima umpan terobosan dan berhadapan langsung dengan Zion Suzuki.

Namun, Suzuki tampil gemilang. Penjaga gawang Aston Villa itu berhasil menggagalkan peluang Havertz dalam situasi satu lawan satu.

Baca Juga :  Menpar Widiyanti Serap Aspirasi dan Perkuat Kolaborasi Majukan Pariwisata Sumbar

Aston Villa terus berusaha mencari gol penyama kedudukan hingga akhir laga. Namun, pertahanan Arsenal mampu meredam tekanan tuan rumah.

Pada masa injury time, Ian Maatsen melakukan tekel penting untuk menghentikan tusukan Bruno Guimaraes di kotak penalti.

Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi. Arsenal akhirnya memastikan kemenangan 1-0 atas Aston Villa.

Kemenangan tersebut menjadi hasil positif kedua Arsenal secara beruntun setelah sebelumnya mengalahkan tim promosi Coventry City. The Gunners pun menjaga momentum pada awal persaingan Liga Inggris 2026/2027. (*)

Susunan Pemain

Aston Villa: Zion Suzuki, Matty Cash (Wan-Bissaka 78′), Lindelof, Pau Torres, Ian Maatsen, Boubacar Kamara, George Hemmings (Edward 71′), John McGinn, Barkley, Buendia, Nicolas Jackson (Abraham 71′).

Arsenal: David Raya, Calafiori, Gabriel Magalhaes, Cristhian Mosquera (Konsa 79′), Ben White, Declan Rice (Zubimendi 85′), Myles Lewis-Skelly (Guimaraes 71′), Christos Tzolis (Eze 46′), Odegaard (Merino 71′), Bukayo Saka, Kai Havertz.

Berita Terkait

Emosional! Lionel Messi Ucapkan Selamat Tinggal kepada Timnas Argentina
Messi Cetak Gol di Laga Terakhir, Argentina Hancurkan Benin 3-0
Verdonk: Indonesia Memasuki Era Baru Usai Juara FIFA ASEAN Cup
Brasil Hantam India 4-0 di FIFA Matchday, Estevao dan Samuel Lino Bersinar
Susunan Pemain Indonesia vs Singapura: Luke Vickery Debut, Maarten Paes Jadi Starter
AC Milan Hantam Lecce 3-0, Rossoneri Naik ke Posisi Lima Serie A
Hasil Juventus vs Atalanta: Bianconeri Menang 2-0 dan Naik ke Posisi Keenam
Fulham vs Manchester United 1-1: Gol Menit Akhir Cunha Selamatkan MU dari Kekalahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru