Hasil Barcelona vs Valencia: Los Cules Hancurkan Valencia 5-0, Lamine Yamal Cetak Dua Gol

Penulis -

Senin, 7 September 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamine Yamal dan Raphinha mencetak gol untuk Barcelona saat menghadapi Valencia dalam lanjutan LaLiga. Barcelona menang telak 5-0 atas Valencia. (Foto: IG @fcbarcelona)

Lamine Yamal dan Raphinha mencetak gol untuk Barcelona saat menghadapi Valencia dalam lanjutan LaLiga. Barcelona menang telak 5-0 atas Valencia. (Foto: IG @fcbarcelona)

Javanusa.com—Barcelona tampil dominan saat menghadapi Valencia pada jornada keempat LaLiga 2026/2027. Bermain di Stadion Mestalla, Minggu (6/9/2026) malam WIB, Los Cules menang telak 5-0.

Lamine Yamal menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Penyerang muda Barcelona itu mencetak dua gol, masing-masing pada babak pertama dan menjelang akhir pertandingan.

Barcelona Unggul Cepat di Mestalla

Barcelona langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Yamal membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan enam menit.

Gol tersebut lahir dari umpan lambung Fermin Lopez. Yamal menyelesaikannya dengan tembakan trivela dari dekat gawang Valencia.

Barcelona kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-22. Kali ini Fermin Lopez mencatatkan namanya di papan skor.

Lopez memanfaatkan umpan Anthony Gordon. Ia melepaskan tembakan first-time yang meluncur tanpa mampu dihentikan Stole Dimitrievski.

Valencia nyaris memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum. Namun, Barcelona justru hampir mencetak gol ketiga melalui aksi Lopez pada menit ke-39.

Lopez melewati sejumlah pemain di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan. Dimitrievski mampu menepis bola, yang kemudian membentur tiang gawang. Skor 2-0 untuk Barcelona bertahan hingga jeda.

Raphinha dan Pedri Tambah Gol

Barcelona tidak mengendurkan tekanan setelah babak kedua dimulai. Empat menit setelah jeda, Raphinha membawa tim tamu unggul 3-0.

Raphinha menyelesaikan umpan tarik Lopez melalui sebuah tap-in. Gol tersebut semakin membuat Valencia kesulitan mengejar permainan Barcelona.

Dominasi Barcelona berlanjut hingga menit ke-78. Pedri ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kombinasi umpan satu-dua bersama Dani Olmo.

Keunggulan Barcelona akhirnya mencapai lima gol pada menit ke-84. Yamal kembali menjadi pencetak gol setelah menyambar umpan terobosan Olmo.

Gol kedua Yamal sekaligus mengunci kemenangan Barcelona dengan skor 5-0 atas Valencia.

Baca Juga :  Sabah FK Cetak Sejarah, 9 Tahun Setelah Berdiri Lolos ke Liga Champions
Barcelona Kukuh di Puncak LaLiga

Tambahan tiga poin membuat Barcelona semakin nyaman di posisi teratas klasemen Liga Spanyol. Los Cules kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan.

Situasi Valencia berbanding terbalik. Kekalahan telak tersebut membuat mereka terpuruk di dasar klasemen dengan baru mengumpulkan satu poin. (*)

Susunan Pemain

Valencia: Stole Dimitrievski; Pablo Maffeo, Arnau Martinez, Pepelu, Mouctar Diakhby, Jesus Vazquez; David Otorbi, Aliou Dieng, Filip Ugrinic; Arnaut Danjuma, Javi Guerra.

Barcelona: Joan Garcia; Xavi Espart, Gerard Martin, Pau Cubarsi, Eric Garcia; Rodri, Pedri; Anthony Gordon, Fermin Lopez, Lamine Yamal; Raphinha.

Berita Terkait

Emosional! Lionel Messi Ucapkan Selamat Tinggal kepada Timnas Argentina
Messi Cetak Gol di Laga Terakhir, Argentina Hancurkan Benin 3-0
Verdonk: Indonesia Memasuki Era Baru Usai Juara FIFA ASEAN Cup
Brasil Hantam India 4-0 di FIFA Matchday, Estevao dan Samuel Lino Bersinar
Susunan Pemain Indonesia vs Singapura: Luke Vickery Debut, Maarten Paes Jadi Starter
AC Milan Hantam Lecce 3-0, Rossoneri Naik ke Posisi Lima Serie A
Hasil Juventus vs Atalanta: Bianconeri Menang 2-0 dan Naik ke Posisi Keenam
Fulham vs Manchester United 1-1: Gol Menit Akhir Cunha Selamatkan MU dari Kekalahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru