Musda IX LKAAM Padang Digelar 22 September, Fadly Amran Tekankan Musyawarah Mufakat

Penulis -

Rabu, 9 September 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi pengurus LKAAM Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima audiensi pengurus LKAAM Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendorong pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Padang mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Forum tersebut dinilai tidak hanya penting untuk memilih pengurus untuk periode 2026-2031, namun juga menjadi momentum memperkuat kontribusi lembaga adat dalam pembangunan Kota Padang.

Hal itu disampaikan Fadly Amran saat menerima audiensi pengurus LKAAM Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (9/9/2026).

Pertemuan itu dihadiri Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo bersama jajaran pengurus. Pengurus LKAAM kecamatan dan perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang juga hadir.

Dari unsur Pemko Padang, Fadly didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang Tarmizi Ismail serta Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang Syahendri Barkah.

Musda IX LKAAM Kota Padang akan berlangsung pada 22 September 2026. Forum tersebut akan menentukan kepengurusan LKAAM Kota Padang periode 2026-2031.

Audiensi tidak hanya membahas persiapan Musda IX. Para pihak juga membicarakan penguatan peran lembaga adat dalam menghadapi sejumlah persoalan sosial di Kota Padang.

Isu yang menjadi perhatian antara lain narkoba, tawuran, penyakit masyarakat, serta pembinaan generasi muda. Menurut Fadly, keterlibatan lembaga adat dapat memperkuat upaya bersama dalam menangani persoalan tersebut.

“Kita berharap Musda IX LKAAM Kota Padang mengedepankan musyawarah mufakat. Semangat ini juga sejalan dengan program Sinergi Nagari dan visi pembangunan yang berlandaskan agama dan budaya, yang dapat diwujudkan melalui program-program LKAAM,” kata Fadly.

Ia menilai penguatan lembaga adat sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang yang mengedepankan agama dan budaya.

Karena itu, Pemko Padang siap memfasilitasi kegiatan LKAAM yang mendukung agenda pembangunan daerah. Pemerintah juga ingin membangun ruang kolaborasi yang jelas antara lembaga adat dan pemerintah.

Baca Juga :  Wawako Ekos Albar Sampaikan Nota Pengantar Keuangan RAPBD 2024
Sinergi LKAAM, KAN, dan Pemerintah

Fadly menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara LKAAM, KAN, pemerintah, serta instansi terkait. Langkah tersebut diperlukan agar penanganan persoalan sosial dapat berjalan lebih efektif.

“Penyamaan persepsi antara LKAAM, KAN, pemerintah, dan instansi terkait sangat penting untuk menangani persoalan narkoba, LGBT, tawuran, dan lainnya secara efektif dengan tetap menghormati fungsi masing-masing lembaga,” ujarnya.

Fadly menyebut pembahasan persoalan tersebut dapat menjadi salah satu tugas penting LKAAM ke depan. Ia mendorong pembahasannya melalui forum independen dengan tetap memperhatikan fungsi setiap lembaga.

LKAAM Siapkan Musda IX

Ketua LKAAM Kota Padang Syafril Ulbi Datuak Bagindo Rajo menyambut baik dukungan Pemko Padang terhadap kegiatan lembaga adat.

Menurut Syafril, kerja sama antara pemerintah dan lembaga adat perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dapat mendukung program pembangunan sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur sekali Pak Wali Kota dan jajaran sudah melaksanakan pembangunan secara bersama dengan kami, dan para niniak mamak se-Kota Padang,” ujar Syafril.

“Insya Allah, segala program yang bisa dikerjasamakan dapat berjalan sebaik mungkin,” lanjutnya.

Terkait Musda IX LKAAM Kota Padang, Syafril mengatakan panitia telah melakukan berbagai persiapan. Panitia juga menghimpun masukan dari KAN dan LKAAM sebagai bagian dari proses persiapan forum tersebut.

Ia berharap Musda menghasilkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat persatuan lembaga adat selama lima tahun mendatang.

“Kami berharap Musda ini menghasilkan kepengurusan periode lima tahun ke depan yang mampu memperkuat persatuan lembaga adat, menjalankan fungsi pembinaan anak kemenakan, serta meningkatkan keterlibatan niniak mamak dalam pembangunan Kota Padang,” kata Syafril.

Dengan dukungan pemerintah dan lembaga adat, Musda IX diharapkan tidak sekadar memilih kepengurusan baru. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan langkah LKAAM, KAN, niniak mamak, dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang. (*)

Baca Juga :  Padang Raih Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam 2025

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru