Barcelona vs Feyenoord 5-1: Raphinha Brace, Lamine Yamal Cetak Gol Cantik

Penulis -

Kamis, 10 September 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raphinha dan Lamine Yamal tampil gemilang saat Barcelona menggasak Feyenoord 5-1 di Camp Nou, Rabu (9/9/2026). (Foto: IG @fcbarcelona)

Raphinha dan Lamine Yamal tampil gemilang saat Barcelona menggasak Feyenoord 5-1 di Camp Nou, Rabu (9/9/2026). (Foto: IG @fcbarcelona)

Javanusa.com—Barcelona mengawali perjalanan di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan meyakinkan. Blaugrana menghajar Feyenoord 5-1 di Camp Nou, Rabu (9/9/2026).

Raphinha dan Lamine Yamal menjadi dua pemain yang paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Keduanya ikut mencetak gol dan berperan penting dalam agresivitas serangan Barcelona.

Barcelona Unggul Cepat

Barcelona hanya membutuhkan tiga menit untuk membuka keunggulan. Raphinha memanfaatkan umpan Lamine Yamal yang mengarah ke kotak penalti Feyenoord.

Penyerang Brasil itu kemudian melewati dua pemain lawan. Ia menutup aksinya dengan tembakan yang gagal dihentikan Tjark Ernst.

Gol cepat tersebut membuat Barcelona semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Kecepatan Yamal, Raphinha, dan Karim Adeyemi terus membuat lini belakang Feyenoord kesulitan.

Feyenoord berusaha membangun serangan secara perlahan. Pada menit ke-21, Anis Hadj Moussa terjatuh di kotak penalti Barcelona.

Wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran yang berujung penalti. Permainan pun berlanjut tanpa perubahan skor.

Adeyemi Tambah Keunggulan

Barcelona justru menggandakan keunggulan semenit kemudian. Karim Adeyemi menyelesaikan serangan balik dengan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Bola meluncur ke gawang Feyenoord dan mengubah skor menjadi 2-0. Barcelona semakin nyaman menguasai jalannya pertandingan.

Feyenoord mendapat peluang melalui Moussa pada menit ke-37. Ia melepaskan tembakan dari sudut sempit, tetapi Joan Garcia berhasil menggagalkannya.

Barcelona kembali mengancam melalui serangan balik. Joao Cancelo membawa bola hingga menemukan ruang tembak.

Tendangan keras Cancelo melewati Joan Garcia, tetapi bola hanya membentur tiang gawang. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Raphinha dan Yamal Kembali Cetak Gol

Barcelona tidak mengendurkan tekanan setelah jeda. Pada menit ke-57, Raphinha mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

Pedri mengirim umpan terobosan yang menemukan Raphinha di antara dua pemain Feyenoord. Raphinha kemudian melepaskan tembakan kaki kiri untuk membawa Barcelona unggul 3-0.

Baca Juga :  KUH Jeddah Siapkan Mitigasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Feyenoord sempat mencetak gol dua menit kemudian melalui Nacho Ferri. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Ferri berada dalam posisi offside.

Barcelona kembali mencetak gol setelah mendapat tendangan bebas di luar kotak penalti. Lamine Yamal mengambil eksekusi tersebut dan mengarahkan bola langsung ke gawang.

Gol Yamal membuat Barcelona unggul 4-0. Tim asuhan Hansi Flick semakin dekat dengan kemenangan besar pada laga pembuka Liga Champions.

Feyenoord Cetak Gol Hiburan

Feyenoord akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-82. Sem Steijn memanfaatkan crossing Goncalo Borges untuk mencetak gol.

Gol tersebut membuat Barcelona kehilangan peluang mencatat clean sheet. Meski demikian, keunggulan tuan rumah tetap sangat nyaman dengan skor 4-1.

Barcelona kemudian kembali menjauh tiga menit berselang. Gabriel Jesus mencetak gol pertamanya bersama Blaugrana setelah menerima umpan Lamine Yamal.

Pemain yang baru bergabung dari Arsenal itu menyelesaikan peluang tersebut pada menit ke-85. Barcelona pun menutup pertandingan dengan kemenangan 5-1.

Hasil ini memberi Barcelona tiga poin pada pertandingan pertamanya di Liga Champions 2026/2027. Performa lini depan juga menjadi sinyal positif bagi tim besutan Hansi Flick. (*)

Susunan Pemain

Barcelona: Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Andreas Christensen, Joao Cancelo; Dani Olmo (Gabriel Jesus 83′), Rodri (Gavi 83′), Pedri (Anthony Gordon 63′); Lamine Yamal, Raphinha (Fermin Lopez 71′), Karim Adeyemi (Marc Bernal 63′).

Feyenoord: Tjark Ernst; Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Tsuyoshi Watanabe, Mika Marmol; Gjivai Zechiel, Charles Vanhoutte (Sem Steijn 71′), Luciano Valente (Tobias van de Elshout 83′); Anis Hadj Moussa (Goncalo Borges 72′), Nacho Ferri (Shaqueel van Persie 63′), Javi Lopez (Oussama Thargalline 46′).

Berita Terkait

Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika, Aprilia Kuasai Tiga Besar
Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain
Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali
Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026
Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026
Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  
Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026
Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru