Indonesia Konsisten Gelar Sejak 1968, dari Tingkat RT hingga Nasional

Penulis -

Sabtu, 12 September 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Fadlil Chairil/Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Foto: Fadlil Chairil/Kemenag)

Semarang, Javanusa—Indonesia telah menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara berjenjang selama lebih dari lima dekade. Tradisi tersebut berlangsung sejak 1968, mulai dari tingkat RT hingga ajang nasional.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai konsistensi Indonesia dalam menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sejak 1968 menjadi pengalaman penting dalam pembinaan kehidupan Al-Qur’an di masyarakat.

Menurut Nasaruddin, pelaksanaan MTQ di Indonesia memiliki pola berjenjang yang berlangsung hingga saat ini. Kompetisi tersebut hadir mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.

“Tidak ada negara yang konsisten mulai 1968 hingga tahun ini bisa melaksanakan MTQ mulai dari tingkat RT, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional,” kata Nasaruddin di Semarang, Sabtu (12/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan saat Menag melantik tujuh Dewan Pengawas dan 155 Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan pembacaan baiat dan pemasangan toga kepada para anggota dewan hakim. Mereka akan menjalankan tugas dalam penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

Hampir 25 MTQ Nasional Digelar Berbagai Lembaga

Nasaruddin juga menyoroti semakin banyaknya lembaga dan institusi yang menyelenggarakan MTQ tingkat nasional. Fenomena tersebut, menurutnya, perlu mendapat perhatian bersama.

Saat ini, kegiatan MTQ tidak hanya berlangsung melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Berbagai institusi juga menggelar ajang serupa dengan peserta dan lingkup masing-masing.

“Ada MTQ Korpri, MTQ Polri, MTQ Buruh, MTQ Perguruan Tinggi, MTQ BUMN, dan masih banyak lagi,” ujar Nasaruddin.

Ia menyebut terdapat hampir 25 kegiatan MTQ tingkat nasional yang berlangsung di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya perhatian berbagai kelompok terhadap kegiatan yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

Namun, banyaknya penyelenggara juga membutuhkan koordinasi yang lebih kuat. Nasaruddin berharap seluruh kegiatan MTQ nasional dapat memiliki standar perhakiman yang terkoordinasi di bawah LPTQ.

Baca Juga :  Bupati Agam Dr Andri Warman, Masuk Ensiklopedia Tokoh 1001 Orang Minang
MTQ Dinilai Cerminkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an

Menurut Nasaruddin, meningkatnya penyelenggaraan MTQ mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia melihat fenomena tersebut sebagai bagian dari proses membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Timbul fenomena kecintaan umat terhadap Al-Qur’an, ini menjadi bagian dari proses membumikan Al-Qur’an. Tidak ada artinya kita membumikan Al-Qur’an jika tidak melangitkan manusia,” katanya.

Karena itu, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca atau menghafal Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga memiliki dimensi pembinaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pelantikan tersebut. Mereka antara lain Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Dirjen Bimas Islam sekaligus Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Lubenah, serta Direktur Penerangan Agama Islam Muchlis M. Hanafi. (*)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terbaru