Javanusa.com—Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengendalikan gejala ialah memilih minuman yang tepat.
Sebaliknya, pilihan minuman yang kurang sesuai dapat memicu peningkatan asam lambung. Kondisi tersebut bisa membuat cairan asam naik dari lambung menuju kerongkongan.
Karena itu, pengidap asam lambung perlu lebih selektif saat memilih minuman sehari-hari. Melansir Halodoc, beberapa jenis minuman dapat membantu menjaga kenyamanan pencernaan sekaligus mendukung pengendalian gejala.
1. Air putih
Air putih menjadi pilihan paling sederhana bagi pengidap asam lambung. Namun, bahan awal menyebutkan bahwa kadar pH air juga perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi.
Sebagian besar air memiliki pH yang mendekati netral, yakni sekitar 7. Kondisi tersebut membuat air putih dapat memengaruhi tingkat keasaman makanan yang masuk ke lambung.
2. Air kelapa
Air kelapa juga dapat menjadi alternatif minuman bagi pengidap asam lambung. Pilihan terbaik ialah mengonsumsinya tanpa tambahan gula.
Air kelapa mengandung elektrolit, termasuk kalium. Kandungan tersebut berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh sehingga dapat mendukung pengendalian kondisi yang berkaitan dengan asam lambung.
3. Susu nabati
Susu nabati bisa menjadi pilihan bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa. Jenis susu ini juga dapat dikonsumsi sebagai alternatif susu sapi dalam keseharian.
Susu berbahan kacang almond memiliki sifat basa yang disebut dapat membantu menetralkan asam lambung. Selain almond, susu kedelai juga dapat menjadi pilihan.
4. Susu rendah lemak
Pengidap asam lambung dapat mempertimbangkan susu sapi rendah lemak atau susu skim. Pilihan ini berbeda dengan susu sapi yang memiliki kandungan lemak lebih tinggi.
Makanan dan minuman tinggi lemak cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kondisi tersebut dapat memperburuk keluhan asam lambung pada sebagian orang.
Sementara itu, susu rendah lemak dapat memberikan efek buffer sementara di lambung. Larutan buffer relatif mampu mempertahankan pH meski terjadi perubahan tingkat keasaman.
5. Teh herbal
Teh herbal tanpa kafein juga dapat menjadi pilihan minuman bagi pengidap asam lambung. Jenis tertentu dapat membantu mendukung fungsi sistem pencernaan.
Teh chamomile dan licorice termasuk pilihan yang disebut dalam bahan sebagai alternatif. Sebaliknya, pengidap asam lambung sebaiknya menghindari spearmint dan peppermint karena dapat memperburuk keluhan pada sebagian orang.
6. Jus buah
Jus buah segar dapat menjadi pilihan, tetapi pemilihan buah perlu mendapat perhatian. Buah dengan tingkat keasaman tinggi sebaiknya dihindari jika mudah memicu gejala.
Kelompok buah citrus dan apel termasuk jenis yang perlu diperhatikan. Sebagai alternatif, pisang, pepaya, bit, semangka, dan pir dapat menjadi pilihan.
7. Wedang jahe
Wedang jahe juga disebut sebagai salah satu minuman yang dapat membantu meredakan keluhan asam lambung. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi masing-masing orang.
Pengidap asam lambung sebaiknya memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi minuman tertentu. Setiap orang dapat memiliki pemicu gejala yang berbeda.
Pilih minuman sesuai kondisi tubuh
Pemilihan minuman menjadi bagian penting dalam upaya mencegah gejala asam lambung kembali muncul. Air putih, air kelapa tanpa gula, susu rendah lemak, teh herbal, jus buah tertentu, dan wedang jahe dapat menjadi beberapa pilihan.
Namun, minuman sehat bukan pengganti pemeriksaan dan pengobatan medis. Jika keluhan sering kambuh atau semakin berat, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Pemeriksaan membantu menentukan penyebab keluhan sekaligus memilih penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. (*)






