Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau memprakirakan cuaca Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (13/9/2026) cenderung berawan hingga udara kabur.
Sejumlah daerah juga berpeluang mengalami hujan dengan intensitas berbeda sepanjang hari. Kondisi tersebut berkaitan dengan kelembapan udara yang cukup tinggi di berbagai wilayah Sumatera Barat.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, meminta masyarakat mengikuti perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas, khususnya pada siang dan sore.
“Kami menyampaikan peringatan dini harian agar masyarakat tetap waspada potensi hujan sedang – lebat di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, dan sekitarnya,” ujar Raafi Darojat dalam keterangan resminya.
Potensi Hujan Berbeda di Sejumlah Daerah
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga udara kabur.
Hujan ringan berpotensi turun di Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat. Masyarakat di kedua wilayah tersebut perlu mengantisipasi perubahan kondisi cuaca sejak pagi.
Memasuki siang hingga sore, peluang hujan meningkat di sejumlah daerah. Hujan ringan berpotensi terjadi di Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Lima Puluh Kota, Solok, dan Solok Selatan.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Pasaman, serta Kabupaten Solok.
Cuaca Malam hingga Dini Hari
Pada malam hari, kondisi berawan dan udara kabur masih mendominasi sejumlah kawasan Sumatera Barat.
BMKG memperkirakan hujan ringan dapat terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Padang, dan Pasaman.
Memasuki dini hari, cuaca berawan hingga udara kabur masih berlanjut. Potensi hujan ringan tersisa di wilayah Pasaman Barat.
Suhu Sumbar hingga 31 Derajat Celsius
Data teknis BMKG Minangkabau menunjukkan suhu udara Sumatera Barat berada pada kisaran 19 hingga 31 derajat Celsius.
Kelembapan udara cukup tinggi, yakni sekitar 65 hingga 98 persen. Kondisi ini turut mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Angin bertiup dari arah tenggara menuju utara dengan kecepatan 4 hingga 28 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk memantau informasi cuaca terkini. Kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika hujan mulai berkembang, terutama di wilayah yang masuk dalam peringatan dini. (*)






