Javanusa.com—Falaci kembali mempertegas langkahnya di skena musik alternatif dengan merilis single terbaru berjudul Another Cycle.
Unit alternative electronica rock asal Bogor itu meluncurkan lagu tersebut hampir setahun setelah merilis prototype, demo berisi empat lagu yang mereka perkenalkan pada Oktober 2025.
Rilisan terbaru ini menjadi kelanjutan perjalanan Falaci sebagai entitas musik. Respons positif terhadap prototype turut mendorong mereka untuk terus menghasilkan karya baru.
Sambutan Positif dari Rilisan Sebelumnya
Empat lagu dalam prototype ternyata mendapat sambutan yang cukup baik. Respons tersebut bahkan membuka kesempatan bagi Falaci untuk tampil di sejumlah panggung besar.
Bagi band yang tergolong baru, pencapaian itu menjadi pengalaman penting. Falaci pun melihat momentum tersebut sebagai alasan untuk semakin konsisten menyiapkan materi berikutnya.
“Sebuah pencapaian yang rasanya sulit dipercaya untuk band baru seperti Falaci. Akhirnya karena diberikan jalan, kami berusaha lebih persistent untuk menggarap rilisan-rilisan yang akan datang.”
Kini, Falaci menghadirkan “Another Cycle” sebagai karya yang lahir dari proses refleksi para personelnya. Lagu tersebut merekam pandangan mereka terhadap kehidupan modern yang dinilai semakin kompleks dan suram.
Another Cycle Bicara tentang Siklus Introspeksi
Falaci menjelaskan bahwa lagu ini berangkat dari introspeksi yang dialami setiap personel. Mereka kemudian merangkumnya menjadi sebuah karya yang menggambarkan siklus pemikiran manusia di tengah tuntutan zaman.
“Another Cycle adalah hasil dari introspeksi yang muncul dari benak masing-masing personel, introspeksi yang selalu berulang, introspeksi yang membuat kita tidak bisa menjadi apa-apa, introspeksi dan siklus era sekarang yang berjalan lebih cepat, menuntut lebih banyak, tapi memberikan makna yang sangat amat sedikit.”
Di balik perilisan tersebut, terdapat proses panjang yang berlangsung selama tiga tahun. Falaci sebenarnya sudah mulai menggarap Another Cycle sejak tiga tahun lalu.
Namun, kesibukan setiap personel membuat proses produksi berjalan cukup lama. Pergantian serta pengembangan berbagai ide juga turut memengaruhi perjalanan lagu tersebut.
Setelah melalui proses panjang, Falaci akhirnya memutuskan membawa Another Cycle ke publik pada 2026.
“Bisa dibilang, kami cukup ambisius untuk lagunya karena perilisannya sudah tiga tahun kami tahan, tiga tahun sebelum akhirnya kami mendapatkan hasil yang sesuai dengan visi Falaci.”
Melibatkan Sejumlah Musisi dan Penggarap
Proses produksi Another Cycle tidak hanya melibatkan personel Falaci. Sejumlah nama turut berkontribusi untuk menerjemahkan gagasan band tersebut ke dalam bentuk akhir lagu.
Afiandi D. Lacborra terlibat sebagai produser sekaligus penulis. Sementara itu, Reney Karamoy menangani posisi Recording Engineer.
Falaci juga menggandeng Stella Gareth sebagai Vocal Director. Proses mixing dikerjakan Nabil Favian, sedangkan Reyner Ferdinand menangani tahap mastering.
Melalui Another Cycle, Falaci melanjutkan perjalanan mereka dengan membawa pengalaman dari rilisan sebelumnya sekaligus menawarkan perspektif baru tentang dinamika kehidupan modern. (*)
Sumber: IG Podcast Some Story/Gelombang Maju Jaya






