KAI Divre II Sumbar Perkuat Kompetensi Penjaga Perlintasan, Keselamatan Jadi Fokus Utama

Penulis -

Selasa, 15 September 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diklap Refreshing Penjaga Perlintasan Kereta Api 2026. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Diklap Refreshing Penjaga Perlintasan Kereta Api 2026. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Padang, Javanusa—Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada sarana dan aturan. Kesiapan petugas di lapangan juga menjadi faktor penting untuk mencegah potensi kecelakaan.

Karena itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat memperkuat kemampuan penjaga perlintasan melalui Diklap Refreshing Penjaga Perlintasan Kereta Api Tahun 2026.

Kegiatan Angkatan I berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, 14-15 September 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, ketelitian, komunikasi, serta kesiapsiagaan petugas perlintasan.

Penjaga Perlintasan Jadi Garda Terdepan

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menyebut penjaga perlintasan memiliki posisi strategis dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Petugas bertugas di titik yang mempertemukan jalur kereta api dengan aktivitas pengguna jalan. Kondisi itu menuntut ketelitian dan respons cepat dalam setiap situasi.

“Penjaga perlintasan merupakan salah satu garda terdepan dalam mendukung keselamatan di perlintasan sebidang. Karena itu, kompetensi, kedisiplinan, ketelitian, komunikasi, dan kesiapsiagaan petugas harus terus ditingkatkan,” ujar Reza.

Menurut Reza, kegiatan refreshing juga bertujuan memastikan petugas memahami prosedur kerja secara menyeluruh.

Petugas harus mampu mengambil keputusan dan tindakan sesuai ketentuan, baik saat kondisi normal maupun ketika menghadapi situasi tidak normal.

Petugas Dapat Pembekalan Operasional

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh sejumlah materi yang berkaitan langsung dengan tugas penjagaan perlintasan kereta api.

Materi awal membahas Wawasan Kebangsaan dan Radikalisme. Pembekalan ini bertujuan memperkuat pemahaman kebangsaan serta membentuk sikap profesional sebagai insan perkeretaapian.

Selanjutnya, peserta mempelajari prosedur penjagaan pintu perlintasan sebidang dan jadwal perjalanan kereta api.

Pengetahuan tersebut membantu petugas memahami pola perjalanan kereta. Petugas juga dapat memastikan kondisi perlintasan tetap aman sebelum dan saat kereta melintas.

Baca Juga :  HUT ke-24 Kota Pariaman, Wali Kota Yota Balad Paparkan Deretan Prestasi dan Capaian Pembangunan Dua Tahun Terakhir

KAI juga memberikan materi mengenai penanganan kondisi tidak normal di perlintasan.

Pembekalan itu menyiapkan petugas menghadapi berbagai situasi yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

Peralatan dan Prasarana Ikut Jadi Materi

Kompetensi teknis menjadi bagian lain dalam kegiatan tersebut. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengoperasian peralatan pintu perlintasan dan perangkat telekomunikasi.

Petugas perlu memahami fungsi serta tata cara penggunaan setiap peralatan. Pemahaman tersebut mendukung kelancaran komunikasi dan pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain itu, peserta mempelajari prasarana perkeretaapian yang berada di wilayah tugas masing-masing.

Pengetahuan tersebut membantu petugas mengenali kondisi prasarana dan potensi gangguan. Mereka juga dapat melakukan pelaporan serta mengambil tindakan sesuai prosedur ketika menemukan kondisi yang berisiko terhadap keselamatan.

Pelatihan Tidak Hanya Berisi Teori

KAI Divre II Sumbar turut memberikan praktik penjagaan pintu perlintasan dalam kegiatan tersebut.

Melalui sesi praktik, peserta menerapkan langsung prosedur yang telah dipelajari. Kegiatan ini sekaligus melatih ketelitian, disiplin, komunikasi, koordinasi, dan kesiapsiagaan.

Sebagai penguatan budaya keselamatan, peserta juga mengikuti Safety Refreshing.

Materi tersebut kembali menekankan pentingnya penerapan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas penjagaan perlintasan.

Reza menegaskan bahwa petugas tidak cukup hanya memahami prosedur keselamatan. Mereka harus menjalankannya secara konsisten dalam setiap kondisi.

“Keselamatan adalah budaya, bukan sekadar aturan. Setiap prosedur harus dipahami dan dilaksanakan dengan disiplin. Ketelitian dalam menjalankan tugas, memastikan peralatan berfungsi dengan baik, berkomunikasi secara tepat, serta memastikan kondisi perlintasan aman merupakan bagian penting dalam mencegah potensi gangguan keselamatan,” jelas Reza.

KAI Perkuat Budaya Keselamatan

Melalui Diklap Refreshing Penjaga Perlintasan Kereta Api Angkatan I Tahun 2026, KAI Divre II Sumbar berharap kualitas SDM di lapangan terus meningkat.

Baca Juga :  Bidik Swasti Saba Wistara, Pemko Padang Matangkan Persiapan Penilaian Kota Sehat 2026

Petugas diharapkan semakin kompeten dan profesional dalam menjalankan tanggung jawabnya di setiap perlintasan sebidang.

Peningkatan kemampuan tersebut tidak hanya berdampak pada kualitas kerja petugas. Langkah ini juga mendukung keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

KAI Divre II Sumbar menyatakan akan terus memperkuat kompetensi SDM dan membangun budaya keselamatan secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut diarahkan untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, lancar, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna. (*)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru