Solok, Javanusa—Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi sejumlah korban banjir bandang Kabupaten Solok yang menjalani perawatan di RSUD Arosuka, Jumat (25/9/2026).
Gibran tiba di RSUD Arosuka sekitar pukul 11.55 WIB. Ia datang bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy.
Kunjungan tersebut berlangsung di sela agenda Wapres meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang di Arosuka.
Wapres Temui Korban Banjir di Ruang Perawatan
Setibanya di rumah sakit, Wapres langsung menuju poli bedah. Setelah itu, ia melanjutkan kunjungan ke ruang perawatan untuk melihat kondisi warga yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan dukacita atas korban jiwa dalam bencana banjir bandang di Kabupaten Solok.
Ia juga meminta agar warga yang mengalami luka memperoleh penanganan medis secara optimal sampai kondisi mereka pulih.
Gubernur Sumbar Mahyeldi turut menyapa pasien yang masih menjalani rawat inap. Ia mendoakan agar para korban segera sembuh dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.
“Semoga segera diberikan kesembuhan, dimudahkan proses pengobatannya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Mahyeldi.
10 Korban Banjir Mendapat Perawatan
Direktur RSUD Arosuka Kabupaten Solok Jebnoka Levismon mengatakan, rumah sakit telah menangani 10 warga terdampak banjir bandang.
Dari jumlah tersebut, dua pasien masih menjalani rawat inap di RSUD Arosuka. Dua pasien lainnya mendapat rujukan ke RSUP M. Djamil Padang.
Sementara itu, satu pasien meninggal dunia. Lima warga lainnya telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan melalui rawat jalan.
Dua pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Arosuka ialah Ulil Amri, 34 tahun, dan Fitrianita, 54 tahun.
Keduanya mengalami patah tulang pada bagian tangan. Kondisi tersebut membuat mereka masih membutuhkan perawatan sebelum kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Dua Pasien Dirujuk ke RSUP M. Djamil
Dua korban lainnya, yakni Affan Alqadri, 26 tahun, dan Muhammad Nurzan, 57 tahun, mendapat rujukan ke RSUP M. Djamil Padang.
Jebnoka mengatakan kedua pasien tersebut telah mendapat penanganan medis dan menjalani operasi.
“Pasien kita yang di M. Djamil saat ini sudah ditangani, sudah melewati operasi. Sedangkan untuk pasien yang dirawat di sini, juga sudah kita berikan tindakan medis,” kata Jebnoka.
Adapun korban yang meninggal dunia dalam bencana tersebut bernama Daffi Arrahman, 21 tahun.
Lima Korban Melanjutkan Pemulihan di Rumah
RSUD Arosuka juga telah mengizinkan lima pasien menjalani pemulihan di rumah masing-masing.
Kelima pasien tersebut yaitu Muslihat, 54 tahun; Anggiat Sirait, 66 tahun; Yurnalis, 45 tahun; Sinol, 32 tahun; dan Frengky, 27 tahun.
Jebnoka berharap kondisi seluruh korban yang masih menjalani perawatan terus membaik. Dengan demikian, mereka dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Mari kita doakan bersama-sama semoga keluarga kita, sanak kita ini cepat sembuh dan dapat beraktivitas seperti biasa,” ujarnya. (*)






