Kementerian PU Percepat Penanganan Sungai Batang Baliang Solok, Pekerjaan Dibagi Tiga Segmen

Penulis -

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU mengerahkan lima excavator untuk melakukan pembersihan material, pembenahan alur sungai pada sejumlah titik terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok. (Foto: Kementerian PU)

Kementerian PU mengerahkan lima excavator untuk melakukan pembersihan material, pembenahan alur sungai pada sejumlah titik terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok. (Foto: Kementerian PU)

Padang, Javanusa—Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan Sungai Batang Baliang di Kabupaten Solok setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut.

Penanganan darurat kini terbagi dalam tiga segmen prioritas. Pekerjaan mencakup pembukaan alur sungai, pembersihan material debris, pengendalian genangan, hingga penguatan tebing yang berisiko terhadap permukiman dan fasilitas publik.

Penanganan Dimulai dari Hulu hingga Hilir

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan tim Kementerian PU masih bekerja di sejumlah titik terdampak.

Menurutnya, pembersihan alur dan muara sungai menjadi langkah penting untuk mengembalikan kelancaran aliran air. Upaya itu sekaligus untuk menekan risiko banjir susulan.

“Pekerjaan masih terus kita lanjutkan. Saat ini jajaran Sumber Daya Air melakukan pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air serta mengurangi risiko terjadinya banjir susulan,” kata Dody.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Kementerian PU Reski Wahyudi menjelaskan, tim menyesuaikan penanganan dengan kondisi setiap bagian sungai.

“Penanganan kami bagi menjadi tiga segmen, mulai dari hulu, bagian tengah yang berdekatan dengan kawasan permukiman, hingga hilir di sekitar Box Culvert Jalan Lingkar Pintu Angin,” ujarnya.

Menurut Reski, pembagian tersebut memungkinkan tim memusatkan pekerjaan berdasarkan kondisi lapangan dan tingkat risiko di setiap lokasi.

Segmen Hulu Fokus Buka Alur Sungai

Pada Segmen 1, pekerjaan berlangsung di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Tim membuka alur sungai sepanjang 450 meter dan memperkuat tebing dengan boulder atau batu gajah sepanjang 480 meter.

Kementerian PU mengerahkan dua Excavator Standard PC 200, dua Excavator Breaker, serta 10 Dump Truck untuk mendukung pekerjaan tersebut.

Pembukaan alur bertujuan mengembalikan kapasitas sungai. Langkah ini juga mengurangi potensi limpasan air menuju kawasan perkantoran dan fasilitas publik di sekitarnya.

Baca Juga :  BMKG Minangkabau Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar Hari Ini, 11 Daerah Masuk Zona Waspada  
Segmen Tengah Lindungi Kawasan Permukiman

Penanganan Segmen 2 berlangsung di bagian tengah Sungai Batang Baliang. Lokasi ini mencakup kawasan perumahan dan Perumnas Griya Arosuka.

Tim membuka alur sungai sepanjang 1.450 meter. Selain itu, penguatan tebing menggunakan boulder dan bronjong batu dilakukan secara setempat sepanjang 2.900 meter.

Satu Excavator Standard PC 200 mendukung pekerjaan pada segmen tersebut. Penanganan ini menjadi prioritas karena alur sungai berada dekat dengan permukiman warga.

Hilir Dibersihkan dari Material Debris

Sementara itu, Segmen 3 berada di sekitar Box Culvert Jalan Lingkar Pintu Angin. Tim berfokus pada pengeringan lokasi, pembersihan material debris, dan pembukaan kembali alur sungai.

Kementerian PU mengerahkan satu Excavator Long Arm, satu Excavator Standard, dan Mobile Pump. Peralatan tersebut beroperasi bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Solok.

Pekerjaan itu bertujuan mengurangi genangan dan menghilangkan material yang menghambat aliran. Dengan begitu, air dapat kembali mengalir lebih lancar.

Lima Excavator Dikerahkan

Hingga Jumat, 25 September 2026 pukul 16.30 WIB, Kementerian PU telah memobilisasi lima Excavator, tiga Mobile Pump, dan empat Dump Truck.

Tim lapangan masih melakukan pembersihan material, pembenahan alur sungai, serta penanganan genangan pada sejumlah titik terdampak.

Kementerian PU juga membongkar Box Culvert eksisting yang mengalami penyumbatan. Langkah tersebut dilakukan setelah koordinasi dengan instansi terkait sebagai antisipasi menghadapi potensi hujan berintensitas tinggi.

Pembongkaran bertujuan memperlancar aliran air dan mengurangi kemungkinan genangan kembali terjadi.

Dua Sabo Dam Disiapkan untuk Penanganan Jangka Panjang

Selain penanganan darurat, Kementerian PU menyiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk meningkatkan ketahanan Sungai Batang Baliang.

Balai Teknik Sabo Kementerian PU merekomendasikan pembangunan dua Sabo Dam di Sungai Aie Baliang. Infrastruktur tersebut akan berfungsi mengendalikan aliran debris dan mengurangi kecepatan aliran.

Baca Juga :  Lewat Progul Padang Juara, Pemko Padang Biayai 8 Siswa Kuliah di Sampoerna University TA 2026/2027

Sabo Dam juga ditujukan untuk membantu menjaga stabilitas dasar serta tebing sungai. Infrastruktur itu diharapkan memberikan perlindungan jangka panjang bagi kawasan perkantoran dan permukiman di sekitar sungai.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Solok dan instansi terkait. Koordinasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pemulihan fungsi sungai dan aktivitas masyarakat.

Selain itu, pemerintah berupaya menekan risiko bencana terhadap warga serta fasilitas publik di sekitar Sungai Batang Baliang.

Masyarakat juga dapat melaporkan kerusakan infrastruktur akibat bencana atau kondisi yang membutuhkan penanganan bidang ke-PU-an.

Laporan dapat disampaikan melalui WhatsApp Center Kementerian PU di nomor 0815-1000-0158. (*)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB