Javanusa.com—Timnas Jerman meraih kemenangan 2-0 atas Serbia dalam lanjutan UEFA Nations League. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Juergen Klopp sejak menangani Die Mannschaft.
Jerman tampil dominan sejak pertandingan berlangsung di Allianz Arena, Jumat (2/10/2026) dinihari WIB. Tom Bischof dan Florian Wirtz masing-masing mencetak gol untuk memastikan kemenangan tuan rumah.
Hasil ini sekaligus memperbaiki catatan Klopp bersama Jerman di UEFA Nations League. Sebelumnya, pelatih asal Jerman itu mencatat satu hasil imbang dan satu kekalahan.
Jerman Dominasi Pertandingan
Jerman langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Tim tuan rumah mampu menguasai bola hingga 74 persen sepanjang pertandingan.
Dominasi tersebut terlihat dari jumlah peluang yang tercipta. Jerman mencatat 32 percobaan dengan delapan tembakan mengarah ke gawang.
Selain itu, Jerman juga menghasilkan tujuh peluang bersih. Sebaliknya, Serbia hanya mampu melepaskan satu percobaan selama 90 menit.
Performa tersebut membuat Klopp menilai hampir seluruh aspek permainan Jerman berjalan sesuai harapan. Ia terutama mengapresiasi cara para pemain menjalankan strategi ketika menyerang maupun bertahan.
Saat ditanya bagian permainan yang paling ia sukai, Klopp memberikan jawaban singkat.
“Semuanya. Fase pembuka, di tengah-tengah, dan di akhir.”
Klopp juga menyoroti pergerakan pemain Jerman ketika memasuki area penalti Serbia. Menurutnya, para pemain menunjukkan keberanian untuk mengambil risiko setelah berhasil merebut bola.
“Positioning kami di kotak penalti tadi luar biasa. Punya keberanian untuk melakukannya: kami bisa mengambil semua jenis kebebasan dan risiko ketika kami memenangi kembali bolanya. Semua pemain ada di sana di saat kami melakukan tekanan.”
Klopp Puji Pertahanan Jerman
Selain penampilan menyerang, Klopp menilai organisasi pertahanan Jerman juga berjalan baik. Lini belakang mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
“Lini belakang bertahan dengan sangat baik saat unggul. Kami tadi sangat bagus saat tidak menguasai bola, dan saat menguasai bola kami bermain dengan luar biasa.”
Pelatih tersebut berharap penampilan melawan Serbia bisa menjadi dasar bagi perkembangan tim Jerman. Namun, ia menyadari timnya masih membutuhkan proses untuk tampil konsisten.
“Ini seharusnya jadi fondasi kami. Apakah kami selalu bisa mengulang penampilan seperti tadi mesti harus dilihat.”
Klopp menyebut Jerman masih berada dalam tahap pembelajaran. Ia ingin para pemain terus berkembang ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
“Bagaimanapun, kami sedang belajar. Belajar di bawah tekanan,” ujar Klopp kepada ZDF.
Jerman Tantang Yunani
Setelah kemenangan atas Serbia, Jerman akan kembali bertanding pada Senin (5/10) dinihari WIB. Kali ini, Die Mannschaft akan bertandang ke markas Yunani.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Jerman untuk membalas kekalahan 0-1 dari Yunani di kandang sendiri belum lama ini.
Klopp tentu berharap anak asuhnya mampu mempertahankan kualitas permainan seperti saat menghadapi Serbia. Konsistensi akan menjadi tantangan berikutnya bagi Jerman dalam melanjutkan kiprahnya di UEFA Nations League. (*)






