Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Penulis -

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana melalui Klinik UMKM Minang Bangkit Regional II Sumbar di Auditorium Unand, Jumat (2/10/2026). (Foto: Adpsb)

Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana melalui Klinik UMKM Minang Bangkit Regional II Sumbar di Auditorium Unand, Jumat (2/10/2026). (Foto: Adpsb)

Padang, Javanusa—Pemerintah menyiapkan sekitar Rp115 miliar untuk memulihkan 38.000 UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).

Dukungan itu menjadi bagian dari program Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana melalui Klinik UMKM Minang Bangkit Regional II Sumbar. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Andalas (Unand), Padang, Jumat (2/10/2026).

Gubernur Sumbar mengatakan pemulihan UMKM penting karena sektor tersebut menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

“Hampir 750.000 UMKM di Sumbar. Kalau satu UMKM satu keluarga, hampir 4 juta masyarakat kita bergerak di UMKM dari sekitar 6 juta penduduk Sumbar,” ujar Gubernur.

Menurut dia, bencana tidak hanya merusak atau mengganggu infrastruktur. Kondisi tersebut juga dapat menghentikan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Kelancaran transportasi menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan usaha. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menjaga akses transportasi tetap berjalan saat bencana melanda wilayah tertentu.

Langkah tersebut diperlukan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berlangsung, termasuk pada kawasan yang berada di sepanjang jalur terdampak bencana.

Pemulihan UMKM Didorong Naik Kelas

Gubernur mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian UMKM terhadap pelaku usaha terdampak bencana.

Menurutnya, dukungan tidak cukup hanya melalui bantuan. Pelaku UMKM juga membutuhkan pelatihan dan pendampingan agar mampu memulihkan usaha sekaligus mengembangkan kapasitasnya.

Ia menilai proses pemulihan harus mendorong pelaku usaha melampaui kondisi sebelum bencana. Peningkatan kualitas produk, kemasan, pengelolaan keuangan, digitalisasi pemasaran, pasar, kemitraan, dan pembiayaan menjadi bagian penting.

“Bukan hanya sekadar pulih sebagaimana sebelumnya, tapi bagaimana UMKM kita ini bisa naik kelas. Lebih kuat, lebih adaptif, mampu memanfaatkan digitalisasi dalam pemasaran dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Karena itu, Gubernur mengajak pelaku UMKM memanfaatkan dukungan pemerintah dengan sebaik-baiknya. Ia juga meminta mereka tetap berusaha meskipun menghadapi dampak bencana.

Baca Juga :  Sinkhole Situjuah Batua Air Mengandung Bakteri Tinggi, Pemprov Sumbar Minta Warga Waspada

“Jangan takut untuk memulai kembali. Dan jangan biarkan bencana menghentikan langkah-langkah kita,” pesannya.

Rp115 Miliar untuk 38.000 UMKM

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menjelaskan, pemerintah menargetkan sekitar 38.000 UMKM di Sumbar melalui program tersebut.

Total alokasi dukungan mencapai sekitar Rp115 miliar. Pemerintah mengarahkan anggaran itu untuk pemulihan sekaligus pemberdayaan agar usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Tujuannya bukan sekadar dana hibah yang bisa digunakan suka-suka. Tujuannya adalah untuk pemberdayaan dan pemulihan usaha,” ujar Helvi.

Selain bantuan, Kementerian UMKM mewajibkan pelaku usaha mengikuti pelatihan dan pendampingan. Materinya antara lain mencakup literasi keuangan serta pencatatan transaksi melalui perbankan.

Pencatatan tersebut dapat membantu memantau perkembangan usaha. Data itu juga dapat menjadi dasar untuk membuka peluang pembiayaan dan mendorong pelaku UMKM naik kelas.

800 UMKM Ikuti Pelatihan

Pada kegiatan Klinik UMKM Minang Bangkit Regional II Sumbar, sekitar 800 pelaku UMKM terdampak bencana mengikuti pelatihan.

Materi pelatihan mencakup peningkatan kapasitas produksi, literasi keuangan, serta akses pasar. Program tersebut juga melibatkan Unand melalui lembaga inkubator bisnis.

Lembaga tersebut akan memberikan pendampingan lanjutan kepada pelaku usaha. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kualitas produk, pemanfaatan teknologi, akses pasar, dan pengembangan usaha.

Melalui pembiayaan, pelatihan, pendampingan, serta penguatan akses pasar, program Klinik UMKM Minang Bangkit diharapkan mempercepat pemulihan usaha terdampak bencana.

Program itu sekaligus diarahkan untuk memperkuat daya tahan dan kapasitas UMKM Sumbar agar dapat berkembang serta naik kelas. (*)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam
ETPD Sumbar Diperkuat, Tata Kelola Keuangan Daerah Didorong Makin Transparan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru