Padang, Javanusa—Kontingen Kota Payakumbuh menutup perlombaan balap sepeda nomor track Porprov XVI Sumbar 2026 dengan tambahan satu medali emas dan dua perak.
Tiga medali tersebut diraih pada hari terakhir perlombaan di Velodrom Padang, Senin (5/10/2026). Hasil itu sekaligus memperkuat catatan prestasi Payakumbuh pada cabang olahraga balap sepeda.
Medali emas datang dari Fernando Ibrahim melalui nomor Elimination Race Track. Ia tampil konsisten sepanjang perlombaan hingga berhasil mencapai garis finis sebagai pembalap pertama.
Rekan satu timnya, Farel Deferando, menyusul di posisi kedua. Hasil tersebut membuat Payakumbuh menguasai dua posisi teratas sekaligus melalui raihan emas dan perak.
Fernando Tambah Medali dari Individual Pursuit
Fernando kembali menyumbangkan medali perak dari nomor Individual Pursuit (IP) 4.000 meter Track. Dengan tambahan tersebut, Payakumbuh mengoleksi satu emas dan dua perak dari nomor lintasan.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh Rajman turut menyaksikan langsung perjuangan para pembalap di Velodrom Padang. Ia juga menjalankan tugas sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Padang.
Rajman bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai prestasi itu merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial dalam membawa nama Payakumbuh.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas medali emas yang diraih. Ini merupakan hasil perjuangan atlet untuk mengharumkan nama Payakumbuh. Kami juga mengapresiasi pelatih dan ofisial yang terus setia mendampingi para atlet,” ujar Rajman.
Menurut Rajman, hasil tersebut menjadi penutup positif bagi perjuangan tim Payakumbuh pada nomor track. Setelah ini, para pembalap akan menghadapi nomor Mountain Bike (MTB).
Payakumbuh Bidik Emas dari Nomor MTB
Perlombaan MTB dijadwalkan berlangsung di kawasan Universitas Andalas (Unand), Selasa (6/10/2026). Rajman berharap capaian di Velodrom Padang dapat meningkatkan motivasi atlet untuk kembali mengejar medali emas.
Sementara itu, Pelatih Balap Sepeda Porprov Payakumbuh Rully Satria menyebut keberhasilan tersebut lahir dari kerja bersama seluruh tim. Ia juga menilai mental juang para pembalap menjadi salah satu faktor penting dalam pencapaian itu.
“Ini hasil perjuangan semua pihak dan semangat pantang menyerah atlet untuk memberikan yang terbaik bagi Payakumbuh,” kata Rully.
Rully masih melihat peluang Payakumbuh untuk menambah koleksi emas melalui nomor MTB. Karena itu, tim akan kembali mempersiapkan atlet untuk menghadapi perlombaan berikutnya.
“Besok atlet-atlet balap sepeda akan berjuang di kelas MTB di Unand. Insyaallah, medali emas masih bisa kita dapatkan,” pungkasnya. (*)






