Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026

Penulis -

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembelajaran Jarak jauh atau daring. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi pembelajaran Jarak jauh atau daring. (Foto: AI Generated)

Padang, Javanusa—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang menetapkan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring bagi satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta di Kota Padang.

Kebijakan tersebut sebagai langkah menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik serta warga satuan pendidikan di tengah kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara.

Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Nomor 400.3/33/Dikbud-Pdg/X/2026 tertanggal 8 Oktober 2026, PJJ dilaksanakan selama dua hari, yakni Jumat (9/10/2026) hingga Sabtu (10/10/2026).

Dalam ketentuan tersebut, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk ke sekolah dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari sekolah masing-masing.

Selama PJJ berlangsung, peserta didik mengikuti kegiatan belajar dari rumah menggunakan platform digital atau media komunikasi yang ditetapkan masing-masing sekolah.

Sementara itu, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap hadir di sekolah. Mereka menjalankan proses pembelajaran jarak jauh dari satuan pendidikan masing-masing.

Disdikbud juga meminta guru menyesuaikan materi pembelajaran agar tetap tersampaikan secara proporsional.

Beban belajar tidak boleh memberatkan peserta didik selama mengikuti pembelajaran daring. Kehadiran siswa dalam kegiatan PJJ tetap diperhitungkan sebagai kehadiran sekolah.

Selain mengatur proses belajar, Disdikbud meminta orang tua atau wali murid mengawasi pelaksanaan PJJ di rumah. Anak juga diimbau tetap berada di dalam rumah selama jam pembelajaran.

Pembatasan aktivitas luar ruangan menjadi perhatian karena kualitas udara menurun akibat kabut asap. Orang tua perlu memastikan anak mengikuti pembelajaran sekaligus mengurangi paparan udara luar.

BPBD Minta Warga Tetap Waspada

Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengapresiasi langkah kebijakan tersebut. Menurutnya ini sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Baca Juga :  Yota Balad Minta Kemendikdasmen Prioritaskan Rehabilitasi Sekolah di Kota Pariaman

“Kondisi kabut asap seperti ini tentu harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah. Jika memang harus keluar karena keperluan mendesak, gunakan masker atau pelindung pernapasan yang sesuai,” ujar Hendri Zulviton.

Hendri juga mengimbau masyarakat Kota Padang untuk tetap tenang namun waspada serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah. Menurutnya, perlindungan terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak, menjadi hal penting selama kondisi kualitas udara belum kembali normal.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas. Mari bersama-sama mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menjaga kesehatan sampai kondisi udara membaik,” tambahnya.

Dengan diberlakukannya PJJ selama 9–10 Oktober 2026, diharapkan proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Padang. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat
Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda
Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas
Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi
Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar
Pendaftaran SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, Tawarkan Beasiswa 100 Persen
340 Warga Sumbar Terima Beasiswa Sawit, Mahyeldi: Jangan Sia-siakan Kesempatan
Sari Rahmawati Dilantik jadi Kepala MTs Lubuk Kilangan, Diminta Perkuat Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru