Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat inovasi Smart City melalui enam dimensi utama.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi hingga tingkat masyarakat.
Hal itu ditekankan Fadly Amran saat memimpin rapat Smart City bersama pimpinan OPD Pemerintah Kota Padang di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (9/10/2026).
Rapat tersebut diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Pemerintah kota menargetkan tata kelola yang lebih cerdas, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan Kepala Diskominfo Kota Padang Tommy TRD.
Dalam arahannya, Fadly menegaskan Smart City tidak sebatas penggunaan aplikasi atau teknologi digital. Konsep ini harus mendorong perubahan tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, setiap OPD perlu memetakan program kerja dan inovasi sesuai enam dimensi Smart City. Keenam dimensi tersebut meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment.
Implementasi Smart City Harus Menjangkau Masyarakat
Fadly juga meminta setiap perangkat daerah memastikan pemahaman tentang konsep Smart City menjangkau seluruh tingkatan pemerintahan.
Penerapan konsep tersebut perlu berlanjut hingga kecamatan, kelurahan, serta lingkungan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Dengan demikian, setiap wilayah dapat menjalankan program secara terarah dan berkesinambungan.
Pendekatan tersebut menempatkan inovasi sebagai bagian dari pelaksanaan program pemerintah, bukan sekadar pemenuhan kebutuhan teknologi. Setiap perangkat daerah perlu menyelaraskan inisiatifnya dengan tujuan pembangunan kota dan kebutuhan warga.
Indeks Pemerintahan Digital Padang Lampaui Target
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Padang Tommy TRD melaporkan capaian sementara Indeks Pemerintahan Digital Kota Padang mencapai 1,89 per 8 Oktober 2026.
Angka tersebut melampaui target nasional sebesar 1,7 dan indeks nasional sebesar 1,43. Capaian itu juga berada di atas target Pemerintah Kota Padang yang menetapkan angka 1,6.
Hasil tersebut menjadi dorongan bagi Pemko Padang untuk memperkuat integrasi layanan publik berbasis digital. Pemerintah kota menargetkan layanan yang lebih efektif, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui penguatan inovasi di enam dimensi Smart City, Pemko Padang mendorong setiap perangkat daerah berkontribusi dalam membangun pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan warga. (*)






