Padang, Javanusa—Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang mengganggu operasional sejumlah instalasi pengambilan air baku (intake) milik Perumda Air Minum Kota Padang.
Dampaknya, distribusi air bersih kepada pelanggan di beberapa wilayah berpotensi terganggu.
Luapan sungai dan derasnya arus membawa material kayu, bebatuan, serta lumpur yang menghambat proses pengambilan air baku.
Kondisi tersebut juga menyulitkan petugas membersihkan material yang menyumbat sejumlah fasilitas intake.
Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menyebut lima intake di wilayah utara mengalami dampak cukup besar akibat peningkatan debit sungai. Kelima lokasi tersebut meliputi Intake Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak.
Gangguan ini terutama berpotensi memengaruhi pelayanan air bersih bagi pelanggan di Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji.
Sejumlah Intake di Wilayah Selatan Juga Terdampak
Selain wilayah utara, hujan berintensitas tinggi turut memengaruhi sejumlah intake di bagian selatan Kota Padang. Peningkatan debit sungai membuat kondisi sumber air baku belum stabil sehingga proses pengolahan dan penyaluran air ke rumah pelanggan menghadapi kendala.
Afriyanto menjelaskan, petugas belum bisa membersihkan material yang menyumbat sebagian pintu intake secara optimal. Arus sungai yang deras dan debit air yang tinggi mengharuskan petugas mempertimbangkan kondisi lapangan sebelum melakukan penanganan.
Perumda Air Minum Kota Padang akan memulihkan operasional fasilitas tersebut secara bertahap. Petugas menyesuaikan langkah penanganan dengan perkembangan cuaca dan tingkat keamanan di setiap lokasi.
“Untuk saat ini, keselamatan petugas menjadi prioritas. Kami terus memantau kondisi di lapangan dan akan melakukan penanganan ketika situasi sudah memungkinkan. Harapannya, operasional intake bisa kembali berjalan dengan baik sehingga pelayanan kepada pelanggan berangsur pulih,” ujar Afriyanto.
Pelanggan Diimbau Menghemat Penggunaan Air
Sambil menunggu pemulihan, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak. Masyarakat sebaiknya memprioritaskan kebutuhan utama dan menyiapkan persediaan air secukupnya untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan.
Pelanggan juga dapat memanfaatkan air hujan untuk keperluan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman. Masyarakat tetap perlu memperhatikan kebersihan dan keamanan air sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Perumda Pantau Kondisi Intake dan Distribusi Air
Perumda Air Minum Kota Padang memahami bahwa gangguan pasokan air dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari masyarakat. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Pemantauan terhadap kondisi intake dan sumber air baku terus berlangsung. Petugas akan melaksanakan penanganan sesuai situasi di lapangan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Perusahaan juga meminta pengertian dan kerja sama pelanggan selama proses pemulihan. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kondisi intake dan pelayanan distribusi air melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang. (*)






