Padang, Javanusa—Kebakaran hebat melanda sebuah depot air minum dan rumah hunian di Jalan Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (13/10/2026) malam. Peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan lima unit armada dan 80 personel untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Petugas juga berhasil mencegah api merambat ke bangunan lain. Sedikitnya enam bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.34 WIB.
Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 21.35 WIB. Dengan jarak sekitar 8,6 kilometer dari Markas Komando, armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 21.42 WIB.
“Laporan mengenai kebakaran masuk ke pihak kami pada pukul 21.34 WIB. Satu menit berselang, armada langsung kami terbangkan menuju tempat kejadian perkara yang berjarak sekitar 8,6 kilometer dari Markas Komando,” kata Sutopo.
Petugas Peleton C langsung melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi. Api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 22.19 WIB, setelah sekitar 37 menit penanganan sejak kedatangan petugas.
Rumah dan Depot Air Minum Terbakar
Kebakaran pertama kali diketahui Firman Rizky, 31 tahun, seorang karyawan swasta. Ia melihat api sudah membesar dari bagian dalam rumah, kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Bangunan yang terbakar merupakan milik Kamel, 72 tahun, seorang wiraswasta. Api menghanguskan rumah dan depot air minum yang berada di area tersebut, dengan luas bangunan sekitar 10 x 20 meter.
Selain kedua bangunan, kebakaran juga menghanguskan satu unit becak motor yang berada di lokasi.
Akibat kejadian itu, satu kepala keluarga yang terdiri dari dua orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman karena bangunan mengalami kerusakan berat.
Lima Armada Dikerahkan untuk Cegah Api Meluas
Petugas menghadapi tantangan saat memadamkan api karena lokasi kebakaran berada di tepi jalan raya yang ramai. Bangunan pertokoan dan permukiman di sekitarnya juga berpotensi terdampak jika api merambat.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan lima unit armada dengan dukungan 80 personel operasional. Tim melakukan pemadaman sekaligus melindungi bangunan di sekitar titik kebakaran.
Upaya tersebut berhasil menyelamatkan sedikitnya enam bangunan yang berdekatan dengan lokasi. Petugas juga memperkirakan area permukiman seluas sekitar 500 meter persegi terhindar dari dampak kebakaran yang lebih luas.
Nilai aset bangunan di sekitar lokasi yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Hingga penanganan kebakaran selesai, penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih menyelidiki faktor yang memicu kebakaran tersebut. (*)






