DPRD Padang Kawal Hasil Uji BBM dan Penyelesaian 1.799 Aduan Konsumen

Penulis -

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya saat diwawancarai awak media usai rapat kerja bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya saat diwawancarai awak media usai rapat kerja bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Padang, Javanusa—Komisi II DPRD Kota Padang akan mengawal hasil pengujian sampel bahan bakar minyak (BBM) dari kendaraan yang mengalami gangguan hingga mogok.

DPRD juga meminta Pertamina memperjelas tindak lanjut terhadap 1.799 pengaduan konsumen yang masuk terkait persoalan tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan masyarakat membutuhkan kepastian mengenai penyebab gangguan kendaraan dan proses penyelesaian pengaduan. Karena itu, ia meminta seluruh tahapan pemeriksaan dan verifikasi berjalan sesuai ketentuan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kota Padang bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu (14/10/2026).

Rachmad memimpin rapat yang turut dihadiri Ketua DPRD Kota Padang Muharlion serta sejumlah pimpinan dan anggota Komisi II.

Pertamina mengutus Fakhri Rizal selaku SAM Retail Sumbar dan Faris Aceriza selaku SBM Fuel I Sumbar. Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan, S.STP, M.M, juga hadir bersama jajarannya.

Hasil Uji Pertalite Memenuhi Spesifikasi, Sampel Kendaraan Belum Tuntas

Dalam rapat tersebut, Pertamina memaparkan hasil pengujian Lemigas pada 1 Oktober 2026. Pemeriksaan terhadap sampel Pertalite dari sejumlah SPBU dan Depot Teluk Kabung menunjukkan bahwa BBM tersebut memenuhi spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

Namun, hasil pemeriksaan itu belum menjawab penyebab gangguan pada kendaraan konsumen. Sampel endapan dari tangki kendaraan masih menunggu hasil pengujian Lemigas Jakarta.

Pertamina mengirimkan sampel tersebut pada 6 Oktober 2026 untuk mengetahui penyebab terbentuknya endapan. Hasil pemeriksaan ini menjadi salah satu informasi penting dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Rachmad menilai DPRD perlu memastikan proses pengujian berjalan hingga tuntas. Menurutnya, hasil pemeriksaan BBM dari SPBU dan depot tidak serta-merta menjelaskan penyebab kendaraan konsumen mengalami gangguan.

Baca Juga :  Dukung Penyelenggaraan Pemilu, Disdukcapil Buka Layanan di KPU

“Hasil uji sampel dari SPBU dan depot belum otomatis menjelaskan penyebab gangguan pada kendaraan konsumen. Karena itu, hasil pemeriksaan sampel kendaraan sangat penting untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” kata Rachmad.

Pertamina Terima 1.799 Pengaduan Konsumen

Selain membahas hasil pengujian, rapat kerja tersebut menyoroti perkembangan penanganan laporan masyarakat. Pertamina mencatat 1.799 pengaduan konsumen yang masuk melalui SPBU, Pertamina Contact Center 135, dan pendataan langsung di bengkel.

Dari total laporan tersebut, sebanyak 983 konsumen telah menerima bentuk kepedulian dari Pertamina. Sementara itu, 816 pengaduan lainnya masih menjalani proses verifikasi dan validasi dokumen.

Tahapan verifikasi mencakup pemeriksaan bukti pembelian BBM serta bukti pengerjaan kendaraan di bengkel. Kelengkapan dokumen tersebut menjadi bagian dari proses penilaian terhadap setiap pengaduan.

Rachmad meminta Pertamina menuntaskan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka agar konsumen mengetahui perkembangan laporan mereka.

“Proses verifikasi harus diselesaikan sesuai ketentuan. Konsumen berhak mengetahui sejauh mana laporan mereka ditangani, sehingga perkembangannya perlu disampaikan secara jelas,” ujarnya.

DPRD Padang Siapkan Koordinasi Penataan Antrean SPBU

Rapat kerja itu turut membahas antrean kendaraan di SPBU, terutama kendaraan pengguna Solar bersubsidi. Antrean yang memanjang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi pengisian BBM.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD akan menggelar rapat koordinasi lanjutan dengan melibatkan Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, Pertamina, serta pengelola atau pemilik SPBU.

Koordinasi tersebut akan membahas penataan antrean kendaraan dan optimalisasi kantong parkir. Pengawasan penggunaan barcode digital juga menjadi perhatian untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Komisi II Pastikan Tindak Lanjut Berjalan

Komisi II DPRD Kota Padang akan terus mengawal tindak lanjut persoalan tersebut sesuai kewenangannya. Pengawasan difokuskan pada kepastian hasil pengujian sampel kendaraan dan penyelesaian pengaduan konsumen.

Baca Juga :  2.300 Penerbangan dan 270.337 Penumpang Terdampak, Kemenhub Siapkan 6 Bandara Alternatif

Melalui langkah tersebut, DPRD berharap masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai hasil pemeriksaan dan perkembangan penanganan laporan. Kepastian itu diperlukan agar setiap pengaduan dapat ditindaklanjuti secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Berita Terkait

Pasar Murah di Nanggalo Padang Diserbu Warga, Harga Cabai Lebih Terjangkau
Jelang Wajib Halal 18 Oktober 2026, MUI Imbau Konsumen Hindari Produk Tanpa Label Halal
Yamaha Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026, 50 Karya Ilustrasi Terbaik Dipamerkan di 3 Kota
Porprov Sumbar 2026 Dongkrak Omzet UMKM Padang, 32 Pelaku Usaha Difasilitasi
Pulihkan Usaha Pembudidaya di Solok, Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan
Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Koto Tangah Kembali Juara Umum MTQN ke-42 Padang, Ini Daftar Tuan Rumah Berikutnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:20 WIB

MTQ Nasional ke-42 Kota Padang Ditutup, Koto Tangah Pertahankan Gelar Juara Umum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Pemko Padang Beri Bantuan Rp1,5 Juta per KK untuk Korban Kebakaran Limau Manis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang Padang, Gus Ipul: Kebutuhan Dasar Prioritas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Kerugian Kebakaran di Limau Manis Capai Rp3 Miliar, Pemko Padang Salurkan Bantuan Rp1,5 Juta per KK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

MTQ ke-42 Kota Padang Masuki Final, Enam Peserta Bersaing di Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Arab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Evaluasi MTQN ke-42 Kota Padang, Pemko Siapkan Pola Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Fadly Amran Apresiasi Sinergi Kodaeral II Padang, Sarimpunan Tanjung Bersiap Jalani Tugas Baru

Berita Terbaru

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya saat diwawancarai awak media usai rapat kerja bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

DPRD Padang Kawal Hasil Uji BBM dan Penyelesaian 1.799 Aduan Konsumen

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:01 WIB