Kapolri Ajak MUI Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Sebut Tugas Polisi dan Ulama Sejalan

Penulis -

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahim Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto ke Kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). (Foto: MUI Digital)

Silaturahim Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto ke Kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). (Foto: MUI Digital)

Jakarta, Javanusa—Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menekankan pentingnya kedekatan polisi dengan masyarakat melalui slogan baru, “Polisi Bersama Masyarakat”.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolri bersilaturahmi ke Kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).

Menurut Suyudi, upaya menjaga keamanan dan menegakkan hukum membutuhkan keterlibatan berbagai elemen bangsa. Dukungan ulama menjadi salah satu faktor penting dalam membangun lingkungan yang aman dan kondusif.

Kapolri Tekankan Makna Slogan Polisi Bersama Masyarakat

Kapolri menjelaskan slogan “Polisi Bersama Masyarakat” mencerminkan pendekatan kepolisian yang lebih inklusif dan humanis. Ia ingin setiap personel memahami tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, tanpa memandang pangkat maupun jabatan.

“Slogan kita sekarang adalah ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kita tidak menyebut ‘Polri’-nya, karena kalau bicara Polri itu organisasinya. Tapi kita menyebut ‘Polisi’-nya. Hal ini saya pandang sangat penting agar seluruh anggota, dari pangkat tertinggi sampai paling bawah, memiliki tanggung jawab yang sama untuk selalu dekat dan berada di tengah masyarakat,” tegas Jenderal Suyudi.

Ia menambahkan, kehadiran polisi tidak cukup hanya melalui pelaksanaan tugas formal. Setiap anggota perlu menunjukkan ketulusan dalam mengabdi agar masyarakat merasakan manfaat nyata dari pelayanan kepolisian.

Karena itu, Polri juga berkomitmen menjaga hubungan dengan ulama, santri, dan pesantren. Pendekatan tersebut dinilai penting bagi Indonesia yang memiliki mayoritas penduduk beragama Islam.

Kapolri Sebut Tugas Polisi dan Ulama Sejalan

Dalam pertemuan tersebut, Suyudi menilai kepolisian dan ulama memiliki misi yang sejalan dalam menjaga kebaikan serta mencegah kemungkaran. Ia mengaitkan peran tersebut dengan prinsip amar makruf nahi mungkar.

Baca Juga :  Penyaluran Bansos Triwulan III Capai 75 %, Gus Ipul Tegaskan Data DTSEN Jadi Acuan  

“Tugas polisi dan ulama itu hampir sama, yaitu amar makruf nahi mungkar. Kita memelihara kebaikan serta mencegah kemungkaran dan kejahatan. Jadi, tugas polisi dan ulama sebenarnya sangat linear,” ujar Kapolri.

Untuk memperkuat hubungan itu, Polri akan mengintensifkan kegiatan keagamaan yang mengedepankan pendekatan humanis. Program tersebut mencakup Shalat Subuh Keliling dan Shalat Jumat Keliling di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui kegiatan di masjid, musala, dan pesantren, personel kepolisian di tingkat Polda, Polres, hingga Polsek diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyerap informasi, mendengarkan aspirasi, serta mengenali persoalan keamanan di lingkungan warga.

Kapolri meyakini komunikasi terbuka antara polisi, ulama, dan masyarakat dapat membantu mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Peredaran Miras hingga Narkotika dalam Vape Jadi Perhatian

Suyudi turut mengingatkan sejumlah persoalan di lingkungan permukiman dapat berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih serius. Ia mencontohkan peredaran minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang yang dapat memicu kenakalan remaja, tawuran antarwarga, hingga balap liar.

Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi masalah sosial yang lebih luas. Kolaborasi kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan.

Selain itu, Kapolri mengajak MUI memberi perhatian khusus terhadap penyalahgunaan rokok elektrik atau vape sebagai sarana konsumsi narkotika. Ia menyoroti praktik penggunaan vape yang memanfaatkan cairan mengandung zat narkotika.

Suyudi memandang modus tersebut sebagai ancaman serius bagi generasi muda. Ia juga mengingatkan risiko proxy war yang dapat melemahkan kualitas generasi penerus bangsa melalui penyalahgunaan narkotika.

Kedatangan Kapolri disambut Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, dan Bendahara Umum MUI H Misbahul Ulum.

Baca Juga :  Satrina Kembali ke Dunia Musik, Bawa Single Baru Bernuansa Afrobeat dan Afropop

Sejumlah Wakil Ketua Umum MUI turut hadir, yakni KH M Cholil Nafis, Buya Anwar Abbas, dan KH Marsudi Syuhud.

Sementara itu, Kapolri didampingi Kabaintelkam Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti, Kabaharkam Komjen Pol Herry Heryawan, Kabareskrim Irjen Asep Safrudin, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Prof Dadang Hartanto.

Hadir pula Kadiv Propam Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap dan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (*)

Berita Terkait

MUI Tetap Tolak Konser Andrea Bocelli, Kemenpar Siap Ikuti Keputusan
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Sestama BNPB
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di BNPB, Sestama Rustian Turut Terjaring
Menhut Raja Juli Antoni: Kritik Jadi Vitamin, Pemerintah Putus Kepala Api Karhutla di Sebangau
Qari Indonesia Muhammad Fauji Ridwan Juara Tilawah Internasional 2026, Akhiri Penantian 13 Tahun
Kemenpar Hormati Sikap MUI soal Konser Andrea Bocelli, Pemerintah Cari Titik Temu
MUI Desak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Ini Alasannya
BGN Terbitkan SOP Pendinginan Makanan, SPPG Wajib Kendalikan Suhu dan Waktu

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Koto Tangah Kembali Juara Umum MTQN ke-42 Padang, Ini Daftar Tuan Rumah Berikutnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:20 WIB

MTQ Nasional ke-42 Kota Padang Ditutup, Koto Tangah Pertahankan Gelar Juara Umum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Pemko Padang Beri Bantuan Rp1,5 Juta per KK untuk Korban Kebakaran Limau Manis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang Padang, Gus Ipul: Kebutuhan Dasar Prioritas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Kerugian Kebakaran di Limau Manis Capai Rp3 Miliar, Pemko Padang Salurkan Bantuan Rp1,5 Juta per KK

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:15 WIB

MTQ ke-42 Kota Padang Masuki Final, Enam Peserta Bersaing di Tahfizh 30 Juz dan Tafsir Arab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Evaluasi MTQN ke-42 Kota Padang, Pemko Siapkan Pola Pembinaan Al-Qur’an Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Fadly Amran Apresiasi Sinergi Kodaeral II Padang, Sarimpunan Tanjung Bersiap Jalani Tugas Baru

Berita Terbaru

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya saat diwawancarai awak media usai rapat kerja bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu (14/10/2026). (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

DPRD Padang Kawal Hasil Uji BBM dan Penyelesaian 1.799 Aduan Konsumen

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:01 WIB