Padang, Javanusa—Cuaca berawan disertai udara kabur diprakirakan mendominasi Sumatera Barat pada Kamis, 15 Oktober 2026.
BMKG Stasiun Minangkabau juga memperkirakan hujan ringan berpotensi mengguyur lima wilayah, terutama pada siang hingga malam hari.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyampaikan kondisi berawan dan udara kabur berpotensi berlangsung sejak pagi hingga dini hari. Namun, beberapa daerah berpeluang mengalami hujan ringan saat siang, sore, dan malam hari.
Pada siang hingga sore hari, hujan ringan berpotensi turun di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Pesisir Selatan. Sementara itu, wilayah lainnya diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan udara kabur.
Memasuki malam hari, potensi hujan ringan masih membayangi dua kabupaten, yakni Pasaman Barat dan Pasaman.
“Pada malam hari, hujan ringan berpotensi terjadi di Pasaman Barat dan Pasaman,” ujar Raafi.
Suhu Udara Sumbar Berkisar 17–32 Derajat Celsius
Selain prakiraan hujan, BMKG Minangkabau mencatat suhu udara di Sumatera Barat berkisar 17–32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diperkirakan mencapai 65–95 persen.
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur laut hingga barat dengan kecepatan 4–28 kilometer per jam. Kondisi angin dapat bervariasi sepanjang hari di sejumlah wilayah.
Perpaduan suhu, kelembapan, dan kondisi langit tersebut menjadi informasi penting bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan.
BMKG Tidak Keluarkan Peringatan Dini Cuaca
BMKG Minangkabau tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca harian untuk wilayah Sumatera Barat pada Kamis (15/10/2026). Status peringatan dini dalam laporan tersebut tercatat nihil.
Meski demikian, masyarakat di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Pasaman sebaiknya mengantisipasi potensi hujan ringan. Membawa payung atau jas hujan dapat membantu menunjang aktivitas di luar ruangan.
Masyarakat juga dapat memantau perkembangan prakiraan cuaca melalui situs resmi BMKG di bmkg.go.id untuk memperoleh informasi terbaru. (*)






