Jelang Duel Kontra Semen Padang FC, Tiga Kartu Merah Hantui PSMS Medan

Penulis -

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PSMS Medan dibayangi tiga kartu merah dalam laga tandang Pegadaian Championship 2026/27 menjelang duel melawan Semen Padang FC. (Foto: ileague.id)

PSMS Medan dibayangi tiga kartu merah dalam laga tandang Pegadaian Championship 2026/27 menjelang duel melawan Semen Padang FC. (Foto: ileague.id)

Medan, Javanusa—PSMS Medan menghadapi persoalan disiplin setelah tiga pemainnya menerima kartu merah dalam tiga laga tandang Pegadaian Championship 2026/2027.

Pelatih Eko Purdjianto meminta skuad Ayam Kinantan menghindari insiden serupa agar bisa menjaga konsistensi permainan.

Tiga pemain yang mendapat kartu merah ialah Rudi N. Rajak, Arsyaq Gufran Rachmadhan, dan Rizdjar Nurviat Subagja. Ketiganya diusir wasit saat PSMS menghadapi Sumsel United, Adhyaksa FC Bekasi, dan PSPS Pekanbaru.

Situasi tersebut menjadi perhatian tim pelatih. Kehilangan pemain di tengah pertandingan tidak hanya mengubah strategi, tetapi juga menguras tenaga dan mengganggu konsentrasi tim.

Tiga Laga Tandang, Tiga Kartu Merah

Insiden pertama terjadi saat PSMS bertandang ke markas Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (13/9). Wasit mengusir Rudi N. Rajak pada menit ke-57.

Meski bermain dengan 10 pemain, PSMS mampu mempertahankan hasil imbang 2-2. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan tim menghadapi tekanan meski kehilangan satu pemain.

Selanjutnya, Arsyaq Gufran Rachmadhan menerima kartu merah pada menit ke-76 ketika PSMS menghadapi Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Chandra Bhaga, Bekasi, Minggu (27/9). Kendati kekurangan pemain, Ayam Kinantan tetap membawa pulang kemenangan 1-0.

Namun, PSMS gagal mengulang hasil positif saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, Minggu (11/10). Rizdjar Nurviat Subagja mendapat kartu merah pada menit ke-31.

Kehilangan pemain sejak awal pertandingan membuat PSMS harus berjuang lebih keras. Tim tamu akhirnya menelan kekalahan 2-1 dalam laga tersebut.

Eko Purdjianto Soroti Dampak Kartu Merah

Eko Purdjianto menilai PSMS memiliki peluang lebih baik untuk mengendalikan pertandingan ketika kedua tim sama-sama bermain dengan 11 pemain. Menurutnya, Ayam Kinantan sempat menguasai jalannya laga melawan PSPS Pekanbaru sebelum Rizdjar meninggalkan lapangan.

Baca Juga :  Persiraja vs Semen Padang FC di Liga 2, Kabau Sirah Bidik Tiga Poin di Banda Aceh

“Ya, main 11 lawan 11 itu menguntungkan buat kami. Kemarin sebelum kartu merah, kami menguasai pertandingan. Adanya kartu merah membuat fokus pemain juga berkurang, karena pemain capek dan jumlahnya jadi berkurang,” ujarnya, Rabu (14/10).

Pernyataan tersebut menunjukkan kehilangan pemain turut memengaruhi konsentrasi dan daya tahan skuad. Kondisi ini menjadi tantangan bagi PSMS, terutama ketika menghadapi pertandingan tandang yang menuntut konsistensi sepanjang laga.

Pelatih Minta Pemain Lebih Cermat

Meski menyoroti persoalan disiplin, Eko tidak melarang pemain melakukan pelanggaran dalam situasi pertandingan. Ia meminta para pemain mampu membaca kondisi di lapangan dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.

“Bukan kami larang mereka buat pelanggaran, tapi ya pemain yang tahu di lapangan. Kami hanya berharap tidak ada lagi kartu merah ke depannya,” tegasnya.

Eko berharap para pemain PSMS dapat menghindari kartu merah pada pertandingan selanjutnya. Dengan komposisi pemain yang tetap lengkap, Ayam Kinantan memiliki peluang lebih besar untuk menjalankan strategi dan menjaga kestabilan permainan.

Bagi PSMS Medan, evaluasi terhadap tiga kartu merah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki performa di Pegadaian Championship 2026/2027.

PSMS Medan dijadwalkan akan menghadapi Semen Padang FC pada hari Sabtu (17/10/2026) pukul 15.00 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. (*)

Berita Terkait

Napoli Kalah 1-3 dari Villarreal, Allegri dan Kevin De Bruyne Terlibat Adu Argumen
Gol Fredrik Sjøvold Bawa Bodo/Glimt Kalahkan Dortmund 1-0
Kota Solok Raih Posisi Kedua Porprov XVI Sumbar 2026 dengan 139 Emas
Bantai Man City 4-2 di Etihad, PSG Puncaki Klasemen Liga Champions
Real Madrid Comeback Dramatis, Taklukkan AS Roma 4-3 Usai Tertinggal Dua Gol
Liverpool Hajar LASK 6-3, Bradley Barcola Cetak Hat-trick
Dominasi Berlanjut, Kota Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026 dengan 261 Emas
Porprov XVI Sumbar 2026: Dari Lubuk Kilangan untuk Sumbar, Rahmad Ramdhan Persembahkan Medali Perak

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:46 WIB

4 Film Indonesia Tayang 15 Oktober 2026, dari Komedi Politik hingga Horor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:16 WIB

SautKat Rilis EP Perdana Meledak!, Hadirkan Enam Lagu dengan Cerita Emosional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:18 WIB

KRTM Rilis Single Ini Belum Selesai Bersama Chika Olivia, Album Perdana Segera Hadir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Syasya Rilis Single Kawan Tampan, Cerita tentang Gebetan yang Sulit Digapai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Syahrini Comeback Lewat Kau Yang Utama Setelah Tujuh Tahun Vakum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Lyodra Hadirkan Album Ketiga Terkunci di Kamu, Kisah Patah Hati hingga Berani Jatuh Cinta Lagi

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Yura Yunita dan Idgitaf Rilis Lagu Mendung, Suarakan Semangat Women Support Women

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Portura Debut Lewat FRAMES, Rilis Mini Album 5 Lagu Berisi Isu Sosial

Berita Terbaru

Sekdako Padang Panjang, Doni Hendra meresmikan SPPG Bukit Surungan, Rabu (14/10/2026). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Kota Padang Panjang

980 SPPG Wilayah 3T Diluncurkan, Padang Panjang Dukung Pemerataan Gizi

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:54 WIB