Peralatan EWS Banjir yang Hilang Kembali Dipasang, CV Anugerah Nuansa Abadi Lanjutkan Proses Hukum

Penulis -

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CV Anugerah Nuansa Abadi kembali memasang peralatan EWS Banjir yang hilang akibat dugaan pencurian di Kota Padang. (Foto: Ist)

CV Anugerah Nuansa Abadi kembali memasang peralatan EWS Banjir yang hilang akibat dugaan pencurian di Kota Padang. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Peralatan Early Warning System (EWS) Banjir yang sebelumnya hilang akibat dugaan pencurian di Kota Padang kembali dipasang pada Kamis (15/10/2026).

Pemasangan kembali dilakukan oleh CV Anugerah Nuansa Abadi sebagai upaya mendukung keberlangsungan sistem peringatan dini banjir bagi masyarakat.

Direktur CV Anugerah Nuansa Abadi, Suri Hamdazir mengatakan pihaknya mengambil langkah tersebut agar sistem peringatan dini kembali berfungsi.

Namun, pemasangan peralatan pengganti tidak menghentikan proses hukum atas dugaan pencurian yang telah dilaporkan kepada kepolisian.

“Walaupun alat baru telah kami pasang kembali, proses hukum atas kehilangan peralatan tersebut tetap kami lanjutkan,” tegas Suri Hamdazir.

Dua Lokasi Kehilangan Peralatan EWS Banjir

Sebelumnya, CV Anugerah Nuansa Abadi melaporkan kehilangan sejumlah komponen pendukung EWS Banjir kepada Polresta Padang. Dokumen tanda terima pengaduan tertanggal 9 Oktober 2026 mencatat kehilangan peralatan di dua lokasi berbeda.

Lokasi pertama berada di kawasan Jembatan Rimbo Lasuang, Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji. Peralatan yang hilang meliputi satu unit aki deep cycle 12V 100Ah dan tiga unit panel surya berkapasitas 100 WP.

Berdasarkan dokumen pengaduan, kerugian materi akibat kehilangan peralatan di lokasi tersebut mencapai perkiraan Rp9.300.000.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Jalan Lubuk Sarik Beringin, Kelurahan Baringjn, Kecamatan Lubuk Kilangan. Di lokasi ini, perusahaan melaporkan kehilangan satu unit lampu rotary LED dengan estimasi kerugian Rp1.500.000.

Perusahaan Tetap Tempuh Jalur Hukum

Suri menegaskan pengadaan dan pemasangan peralatan baru tidak menghapus persoalan kehilangan komponen EWS Banjir. Pihaknya tetap melanjutkan proses hukum sesuai laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, keberadaan peralatan EWS Banjir sangat penting untuk mendukung mitigasi bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir.

Baca Juga :  Dampingi Menteri PU Tinjau IPA Gunung Pangilun, Wako Fadly Amran Paparkan Progres Pemulihan Air Bersih
Masyarakat Diajak Menjaga Fasilitas Kebencanaan

Pemasangan kembali peralatan EWS Banjir diharapkan dapat menunjang kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di Kota Padang. Keberadaan sistem peringatan dini membantu mendukung upaya perlindungan masyarakat dari risiko bencana.

Karena itu, masyarakat perlu ikut menjaga fasilitas kebencanaan agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya. Perlindungan terhadap perangkat peringatan dini menjadi bagian dari tanggung jawab bersama demi keselamatan warga. (*)

Berita Terkait

Tim Paski MTsN 3 Padang Raih Juara Utama 2, Amankan Tiket ke Kejurnas FORBASI
HUT ke-81 PMI Padang, 300 Relawan Adu Keterampilan dan Kesiapsiagaan Bencana
Pemko Padang Integrasikan KWT dan Petani Milenial ke Rantai Pasok Program MBG
Pemprov Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi Daerah 2026
Kualitas Udara Memburuk, CFD Padang Minggu 18 Oktober 2026 Ditiadakan
Kapolda Sumbar Ajak Warga Berantas Judi Online dan Narkoba, Keluarga Diminta Berperan Aktif
Junir Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Pasbar Periode 2026–2029
Satpol PP Padang Amankan 12 Pelajar yang Diduga Hendak Tawuran di Tampat Durian

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

484 Mahasiswa Timur Tengah Ikuti Tes CAT Daring Seleksi Petugas Haji Arab Saudi 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhaj Minta Dana Haji Rp184 Triliun Dikelola Lebih Produktif, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Waspada

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Jadi Narasumber Manasik Haji, Maigus Nasir Ingatkan Jemaah Jaga Akhlak dan Adab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK

Berita Terbaru