Padang, Javanusa—Satpol PP Padang mengamankan 12 pelajar yang terindikasi akan terlibat aksi tawuran di kawasan Tampat Durian, Kecamatan Kuranji, Jumat (16/10/2026).
Petugas mengambil langkah tersebut untuk mencegah bentrokan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam penertiban itu, petugas turut menyita tujuh unit telepon genggam dan empat kendaraan bermotor. Selanjutnya, Satpol PP membawa seluruh pelajar ke Markas Komando (Mako) Satpol PP Padang untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Satpol PP Padang Kedepankan Pencegahan dan Pembinaan
Kepala Satpol PP Padang, Chandra Eka Putra, menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan pembinaan dalam menangani pelajar yang terindikasi hendak tawuran.
Menurut Chandra, penanganan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian tindakan, tetapi juga bertujuan mencegah pelajar terlibat dalam perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Penanganan ini bukan semata-mata untuk memberikan tindakan, tetapi juga sebagai upaya pembinaan dan pencegahan agar para pelajar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” demikian draf pernyataan tersebut.
Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Selain melakukan pendataan, Satpol PP Padang mengingatkan orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas sehari-hari dan lingkungan pergaulan anak. Pengawasan keluarga dinilai berperan penting dalam mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran.
Upaya tersebut juga membutuhkan dukungan pihak sekolah dan masyarakat. Kolaborasi ketiganya dapat membantu mengidentifikasi potensi konflik sejak dini sekaligus mengarahkan pelajar pada kegiatan yang lebih positif.
Setelah menjalani pendataan dan pemeriksaan, para pelajar baru diperbolehkan pulang setelah dijemput oleh orang tua masing-masing.
Satpol PP Padang pun mengimbau para pelajar agar menjauhi tawuran dan memanfaatkan waktu untuk kegiatan yang bermanfaat. Langkah pencegahan ini diharapkan dapat menjaga ketertiban kota sekaligus melindungi masa depan generasi muda. (*)






