Javanusa.com—Musisi sekaligus penulis lagu Hagai Batara merilis album penuh keduanya, Terbang & Tenggelam, melalui Angular//Momentum Records.
Album ini merangkum perjalanan personal selama tujuh tahun, mulai dari perubahan hidup hingga mimpi yang tumbuh, tertunda, dan harus dilepaskan.
Gagasan album Terbang & Tenggelam berawal dari momen sederhana ketika Hagai Batara memainkan gitar. Tanpa rencana khusus, ia menemukan rangkaian petikan dan lirik yang kemudian berkembang menjadi lagu berjudul Tak Ada Yang Mengajak Pergi Bersama.
Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Terbang tenggelam karena tak diajak pergi,”. Kalimat tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi judul album keduanya.
Lebih dari sekadar kumpulan lagu, album ini merekam pengalaman Hagai sepanjang 2018 hingga 2025. Proses kreatifnya juga mencerminkan perjalanan yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.
Proses Produksi Sempat Terhenti
Hagai awalnya merencanakan produksi album pada 2021 dan menargetkan perilisan setahun kemudian. Saat itu, ia sudah menyiapkan sejumlah lagu, demo, hingga susunan daftar lagu.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai perkiraan. Hagai merasa belum menemukan bentuk musikal dan pesan yang benar-benar mewakili gagasannya.
Ia pun membiarkan proyek tersebut tersimpan selama beberapa tahun. Keputusan itu bukan berarti Hagai ingin meninggalkan albumnya, tetapi berbagai kesibukan lain membuat proses pengerjaan belum berlanjut.
Kembali ke Studio pada Oktober 2024
Momentum baru muncul pada Oktober 2024. Setelah sekitar dua tahun tidak tampil di panggung, Hagai menerima undangan untuk kembali bermusik secara langsung.
Persiapan penampilan tersebut membawanya kembali membuka perangkat lunak produksi musik atau Digital Audio Workstation (DAW). Perangkat yang sudah lama tidak ia gunakan itu menjadi pintu masuk untuk melanjutkan proses kreatif yang sempat terhenti.
Dari titik inilah perjalanan album Terbang & Tenggelam kembali bergerak. Album tersebut akhirnya hadir sebagai rekaman perjalanan personal Hagai, sekaligus penanda proses kreatif yang berkembang mengikuti perubahan hidupnya. (*)
Sumber: IG Podcast Some Story/Angular Momentum






