Bekasi, Javanusa—Semen Padang FC kembali kehilangan kesempatan meraih tiga poin setelah bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada pekan keenam Liga 2 2026/2027.
Gol Ari Maring pada menit ke-90+14 menyelamatkan Kabau Sirah dari kekalahan dalam laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026).
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Semen Padang FC dan PSMS Medan sama-sama berusaha membongkar pertahanan lawan, tetapi kedua tim gagal mencetak gol sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, persaingan tetap berlangsung sengit. Kedua tim belum mampu memecah kebuntuan hingga waktu normal berakhir.
Drama justru terjadi pada masa tambahan waktu. PSMS Medan membuka keunggulan melalui Sivério J. pada menit ke-90+6. Gol tersebut membawa tim berjuluk Ayam Kinantan unggul 1-0 dan menempatkan Semen Padang FC dalam situasi sulit.
Tertinggal pada penghujung laga, Kabau Sirah terus menekan untuk mencari gol penyeimbang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Ari Maring mencetak gol pada menit ke-90+14.
Gol itu mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menggagalkan kemenangan PSMS Medan. Semen Padang FC pun terhindar dari kekalahan, meski belum berhasil mengamankan poin penuh.
Semen Padang FC Kumpulkan Tujuh Poin
Hasil imbang tersebut membawa Semen Padang FC mengoleksi tujuh poin dan sementara menempati peringkat kelima klasemen Grup A Liga 2 2026/2027.
Namun, posisi itu masih berpotensi berubah karena sejumlah pesaing belum menuntaskan pertandingan pekan keenam. Kabau Sirah perlu meraih hasil lebih maksimal pada laga berikutnya agar tetap kompetitif dalam persaingan klasemen.
Statistik Semen Padang FC vs PSMS Medan
Data pertandingan menunjukkan kedua tim memiliki penguasaan bola yang sama, yakni masing-masing 50 persen. Meski demikian, PSMS Medan lebih produktif dalam menciptakan percobaan tembakan.
Tim tamu mencatatkan tujuh tembakan, sedangkan Semen Padang FC menghasilkan lima percobaan. Kedua tim sama-sama melepaskan tiga tembakan tepat sasaran.
Dalam kategori tembakan melenceng, Semen Padang FC mencatatkan dua percobaan. Sementara itu, PSMS Medan membukukan empat tembakan yang tidak mengarah ke gawang.
Statistik tersebut memperlihatkan persaingan yang relatif berimbang dalam penguasaan bola, meski PSMS Medan unggul dalam jumlah percobaan tembakan.
Gol Ari Maring memang menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan. Namun, hasil ini kembali menunjukkan tantangan Kabau Sirah dalam mengamankan kemenangan.
Semen Padang FC perlu meningkatkan efektivitas serangan dan menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan. Perbaikan tersebut menjadi penting jika Kabau Sirah ingin bersaing di papan atas Grup A Liga 2 2026/2027. (*)






