Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memanfaatkan Diplomatic Dinner Bajamba sebagai ajang memperkenalkan kuliner dan budaya Minangkabau kepada komunitas internasional. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026 di Treasury 78, Jakarta, dengan perkiraan kehadiran 400 tamu dari 25 negara.
Wali Kota Padang Fadly Amran mulai mematangkan persiapan acara tersebut melalui rapat koordinasi di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (19/10/2026).
Rapat ini membahas kesiapan teknis dan koordinasi lintas perangkat daerah untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Diplomatic Dinner Bajamba menjadi bagian dari rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Sajikan Kuliner Khas Minangkabau kepada Tamu Internasional
Dalam acara tersebut, Pemko Padang akan memperkenalkan sejumlah hidangan khas Minangkabau, antara lain rendang, ayam pop, lotek, dan teh talua. Panitia akan menyajikan hidangan itu dengan mengangkat tradisi makan bajamba sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Minangkabau.
Selain kuliner, para tamu mancanegara juga akan menyaksikan pertunjukan Tari Piring dan Tari Pasambahan. Perpaduan sajian gastronomi dan kesenian tradisional ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Padang kepada audiens internasional.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Padang ingin memperluas pengenalan potensi gastronomi sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Dorong Padang Menuju UNESCO Creative Cities Network
Fadly Amran mengapresiasi kepercayaan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI yang melibatkan Kota Padang dalam agenda internasional tersebut.
Menurutnya, Diplomatic Dinner Bajamba dapat memperkuat langkah Padang untuk memperoleh pengakuan melalui UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada bidang gastronomi.
“Melalui Diplomatic Dinner Bajamba kami berharap kekayaan kuliner dan budaya Minangkabau semakin dikenal di tingkat global, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Fadly Amran.
Ia berharap pengenalan kuliner dan tradisi Minangkabau di hadapan tamu internasional dapat meningkatkan daya tarik Padang sebagai destinasi gastronomi. Upaya ini juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat melalui pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pemko Padang Matangkan Persiapan Acara
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan mematangkan seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan acara.
Pemko Padang juga memperkuat koordinasi antarperangkat daerah agar penyajian kuliner dan pertunjukan seni budaya Minangkabau berjalan optimal di hadapan para diplomat serta tamu internasional.
Hadir dalam rapat persiapan itu Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, serta Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Tommy TRD. (*)






