Javanusa.com—Sejumlah film Indonesia menawarkan pilihan tontonan beragam pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Dari horor bertema ilmu hitam hingga drama kriminal dan perjuangan seorang ibu, lima film ini menghadirkan cerita dengan konflik yang berbeda.
Lima judul yang masuk dalam daftar tontonan tersebut adalah Uniform: Cinta di Balik Seragam, Siti Si Vampir, Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Pirunduk, dan Beautiful Pain.
Masing-masing film mengangkat persoalan yang beragam. Penonton dapat mengikuti penyelidikan pembunuhan, kisah vampir dengan sentuhan komedi, teror di motel tua, hingga perjuangan perempuan menghadapi kekerasan dan ketidakadilan.
Berikut sinopsis, daftar pemain, sutradara, durasi, dan klasifikasi usia kelima film tersebut berdasarkan informasi yang tersedia.
1. Uniform: Cinta di Balik Seragam
- Genre: Kejahatan, drama
- Durasi: 101 menit
- Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
- Sutradara: Joseph Selvakumar
- Produser: Deepak Annathurai
- Pemeran: Alin Fauziah, Yama Carlos, Kevin Fulky, Rivaldo Delanov
Uniform: Cinta di Balik Seragam mengikuti upaya seorang perwira muda mengungkap kematian kekasihnya yang diduga berkaitan dengan jaringan kriminal.
Jason (Kevin Fulky) kehilangan Lara (Alin Fauziah) setelah perempuan yang dicintainya itu menjadi korban pembunuhan. Pelaku diduga menyamarkan kejahatan tersebut sebagai kecelakaan.
Merasa ada kejanggalan, Jason meminta bantuan komandannya, yang diperankan Yama Carlos, untuk menyelidiki kasus tersebut. Ia berusaha menemukan fakta di balik kematian Lara meski harus menghadapi berbagai kemungkinan yang tidak terduga.
Penyelidikan itu kemudian mengarah pada petunjuk mengenai sindikat kriminal yang diduga berkaitan dengan tragedi tersebut. Seiring terungkapnya sejumlah rahasia, Jason harus menghadapi kenyataan yang semakin rumit.
Film ini memadukan misteri pembunuhan, konflik emosional, dan penyelidikan kriminal. Ceritanya berpusat pada perjuangan Jason mencari kebenaran di tengah berbagai petunjuk yang saling berkaitan.
2. Siti Si Vampir
- Genre: Komedi, drama
- Durasi: 104 menit
- Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
- Sutradara: Rahabi Mandra
- Produser: Celerina Judisari, Kenny Png
- Pemeran: Satine Zaneta, Nugie, Ciccio Manassero, Kimberly Ryder, Ajil Ditto, Shania Gracia
Film ini menggabungkan unsur supernatural, komedi, dan drama kehidupan sehari-hari melalui kisah seorang perempuan muda yang mendadak berubah menjadi vampir.
Siti (Satine Zaneta) tinggal di rumah susun dan menjadi tulang punggung keluarganya. Kehidupannya berubah setelah Nakkula (Ciccio Manassero), seorang vampir tampan yang menarik perhatiannya, melakukan kesalahan saat menggigitnya.
Akibat kejadian tersebut, Siti ikut berubah menjadi vampir. Namun, ia tidak memiliki kemampuan seperti vampir pada umumnya. Taringnya justru terbalik dan kekuatannya terbatas.
Alih-alih hanya meratapi nasib, Siti melihat perubahan itu sebagai peluang untuk keluar dari keterbatasan hidupnya. Akan tetapi, masalah baru muncul ketika sekelompok vampir mengincar rumah susun tempat ia tinggal untuk melakukan panen.
Siti harus menentukan sikap di tengah ancaman tersebut. Ia dapat mengikuti sistem yang berlaku atau melawannya demi melindungi lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.
Film ini merupakan adaptasi dari serial Singapura berjudul Siti Vampire. Selain menawarkan komedi melalui karakter vampir yang tidak biasa, ceritanya juga menyoroti perjuangan seseorang menghadapi perubahan hidup dan ketidakadilan.
3. Lingsir Wengi: Motel Malioboro
- Genre: Horor
- Durasi: 102 menit
- Klasifikasi usia: 17 tahun ke atas
- Sutradara: Adhe Dharmastriya
Produser: Jason C, Richard Suwandi - Pemeran: Chelcy Clarissa, Jeff Smith, Alif Rivelino, Ochi Rosdiana, Yessica Tamara
Motel tua di kawasan Malioboro menjadi pusat teror dalam film horor Lingsir Wengi: Motel Malioboro. Rasa penasaran sekelompok anak muda terhadap sebuah kamar terlarang justru membawa mereka berhadapan dengan kekuatan misterius.
Cerita mengikuti Putik (Ochi Rosdiana), perempuan yang mampu melihat dan berkomunikasi dengan arwah. Ia bersama Ryan (Jeff Smith), Anggie (Yessica Tamara), Aro (Alif Rivelino), dan Dita (Chelcy Clarissa) mendatangi motel tersebut.
Kelima anak muda itu ingin mengembangkan kanal YouTube DuniaHorror62 agar semakin dikenal. Mereka kemudian memilih sebuah kamar terlarang sebagai lokasi eksplorasi untuk menghasilkan konten horor.
Meski sudah menerima peringatan, mereka tetap memasuki kamar tersebut. Di dalamnya, mereka menemukan alat perekam berisi lagu Lingsir Wengi.
Keadaan berubah setelah mereka memutar rekaman itu. Sejumlah kejadian menyeramkan mulai muncul dan mengganggu kelompok tersebut.
Putik menyadari bahwa mereka telah membangunkan sosok yang membawa kemarahan dan keinginan untuk membalas dendam. Teror itu juga perlahan menyingkap rahasia kelam serta pertikaian yang tersembunyi di antara mereka.
Kini, kelompok tersebut harus mencari cara untuk menghentikan gangguan supernatural sebelum situasi semakin memburuk.
Dengan latar motel tua, misteri kamar terlarang, dan konflik persahabatan, film ini menawarkan perpaduan horor supernatural dan ketegangan antartokoh.
4. Pirunduk
- Genre: Horor
- Durasi: 96 menit
- Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
- Sutradara: Billy Christian
- Produser: Budi Ismanto
- Pemeran: Boy Idrus, Yoriko Angeline, Bucek Depp, Aulia Sarah, Acil Imas, Bayu Bastari, Alam Jaya, Muhammad Kholilul Rahman
Pirunduk mengangkat kisah seorang perempuan yang mencari jalan keluar dari kekerasan rumah tangga melalui praktik ilmu hitam. Pilihan tersebut justru membawanya pada ancaman yang lebih besar.
Tokoh utamanya, Siti (Aulia Sarah), menikah dengan seorang juragan bernama Badarudin (Bucek Depp). Ia menjalani pernikahan itu demi membantu ayahnya melunasi utang.
Namun, pernikahan tersebut tidak memberinya kehidupan yang lebih baik. Siti justru terjebak dalam rumah tangga penuh kekerasan dan kehilangan kendali atas kehidupannya sendiri.
Dalam situasi yang semakin sulit, Siti mempelajari ilmu hitam Pirunduk. Ia berharap kekuatan tersebut dapat membuat Badarudin tunduk dan menghentikan penderitaan yang selama ini dialaminya.
Keputusan itu membawa konsekuensi di luar perkiraannya. Kekuatan yang ia gunakan justru mengancam keselamatannya, Badarudin, serta warga desa.
Melalui konflik tersebut, Pirunduk mengeksplorasi keputusasaan, kekerasan dalam rumah tangga, dan keinginan untuk mengendalikan orang lain. Ceritanya juga memperlihatkan risiko yang muncul ketika seseorang memilih jalan berbahaya untuk mengatasi penderitaan.
Film horor ini memadukan unsur ilmu hitam, kehidupan masyarakat desa, dan konflik psikologis dalam hubungan rumah tangga.
5. Beautiful Pain
- Genre: Drama
- Durasi: 99 menit
- Klasifikasi usia: 17 tahun ke atas
- Sutradara: Dmaz Brodjonegoro
- Produser: Hanung Bramantyo
- Pemeran: Baim Wong, Raihaanun
Beautiful Pain bercerita tentang perjuangan seorang ibu tunggal yang berusaha membangun kembali kehidupannya setelah menghadapi pelecehan seksual, fitnah, dan kehilangan hak asuh anak.
Tokoh utama dalam film ini mencoba bangkit melalui karier baru sebagai aktris. Pekerjaan tersebut membuka harapan untuk memperbaiki kehidupannya setelah melewati berbagai kesulitan.
Namun, langkahnya untuk memulai kembali justru menghadirkan persoalan baru. Ia menghadapi pelecehan seksual dan fitnah yang merusak reputasinya hingga kehilangan hak asuh atas anak-anaknya.
Di tengah tekanan tersebut, ia berusaha mencari keadilan dengan bantuan orang-orang terdekat. Perjuangannya tidak berhenti pada upaya mendapatkan kembali hak asuh, tetapi juga mencakup pemulihan harga diri dan haknya untuk bersuara.
Film ini menyoroti pengalaman seorang perempuan yang berhadapan dengan ketidakadilan ketika berusaha mempertahankan keluarga dan masa depannya. Konflik tersebut menjadi inti drama tentang ketahanan diri, perjuangan memperoleh keadilan, dan kesempatan untuk bangkit.
Dengan tema keluarga dan persoalan sosial, Beautiful Pain menawarkan cerita emosional mengenai seorang ibu yang berjuang merebut kembali hak serta martabatnya.
Pilihan Film Indonesia untuk 22 Oktober 2026
Kelima film Indonesia tersebut menawarkan pilihan tontonan yang beragam pada 22 Oktober 2026. Uniform: Cinta di Balik Seragam menghadirkan misteri kriminal, sedangkan Siti Si Vampir memadukan komedi dan drama supernatural.
Pencinta horor dapat mempertimbangkan Lingsir Wengi: Motel Malioboro dan Pirunduk, yang menawarkan teror dengan latar serta konflik berbeda. Sementara itu, Beautiful Pain menyajikan drama tentang perjuangan perempuan menghadapi ketidakadilan dan mempertahankan keluarganya.
Sebelum menonton, pembaca dapat mempertimbangkan genre, durasi, dan klasifikasi usia masing-masing film untuk menyesuaikannya dengan preferensi tontonan. (*)






